Blog

Scroll Down

Info seputar pengetahuan petani, perkopian hingga tips menarik untuk anda

Dampak Kebijakan EU-DR terhadap Kopi Kerinci: Inovasi ALKO dalam Menyikapi Tantangan Global dan Penerapan Anti-Deforestasi

Kebijakan European Union Deforestation Regulation (EU-DR) telah menciptakan kekhawatiran di kalangan pelaku pasar ekspor terkait tujuh komoditas utama—kedelai, daging sapi, minyak sawit, kayu, kakao, kopi, dan karet alam. Kebijakan ini menyoroti risiko deforestasi yang diakibatkan oleh pembukaan lahan untuk pertanian, yang dapat berdampak pada rantai pasokan global, mulai dari petani hingga eksportir. Fokus utama kebijakan EU-DR adalah penerapan **Traceability (Ketelusuran Asal)** dan **Anti-Deforestasi**, yang memerlukan uji tuntas ketat untuk memastikan produk tidak berasal dari lahan yang mengalami deforestasi setelah tanggal yang ditetapkan.Sebagai tanggapan terhadap kebijakan ini, teknologi **geotagging** telah diidentifikasi sebagai salah satu solusi untuk memastikan ketelusuran asal produk, di samping peningkatan tata kelola lahan dan hutan. **Kopi Kerinci**, yang diproduksi oleh para petani **Koperasi ALKO**, telah menerapkan prinsip anti-deforestasi sejak awal. Sejak tahun 2017, ALKO telah mempersiapkan sistem traceability, yang kemudian diperkuat dengan penerapan **Blockchain Ecosystem** pada tahun 2020. Sistem ini memungkinkan pemantauan yang transparan dan akurat, yang langsung diadopsi oleh pembeli internasional.Langkah inovatif Koperasi ALKO ini telah menjadi contoh global, terutama di Amerika Latin, di mana teknologi blockchain untuk traceability sedang menjadi tren di kalangan petani. ALKO bersama dengan **Blue Korintji Coffee Cafe** telah menjadi pionir di Indonesia dalam penerapan traceability berbasis teknologi blockchain yang tidak hanya memastikan ketelusuran, tetapi juga mendukung upaya anti-deforestasi yang berkelanjutan.Penerapan anti-deforestasi ini juga menjadi tantangan bagi komoditas lain seperti kakao, karet alam, kedelai, dan daging sapi, yang masih membutuhkan sistem traceability yang efektif. Teknologi yang telah diterapkan pada Kopi Kerinci bisa menjadi model bagi komoditas lain untuk mencegah deforestasi yang tidak berkelanjutan. Untuk minyak sawit, diperlukan pendekatan integratif dalam membangun sistem traceability yang menggabungkan berbagai teknologi dan data lapangan yang mendukung keberlanjutan.Dengan komitmen kuat terhadap praktik anti-deforestasi dan keberlanjutan, **ALKO Sumatra Kopi** siap untuk menghadapi tantangan global dan terus mendukung keberlanjutan lingkungan melalui inovasi teknologi yang telah terbukti efektif. Bergabunglah dengan kami dalam upaya menjaga hutan dan memastikan masa depan yang lebih hijau.Ikuti perkembangan terbaru dan cerita inspiratif dari para petani Kopi Kerinci di Instagram kami @alkosumatrakopi

Read More  

Admin Alko | 02/09/2024

ALKO Berpartisipasi dalam Workshop Nasional Program TEKAD Kemendes

Jakarta, 28 Agustus 2024ALKO Sumatra International, melalui perwakilannya, Agung Wibowo selaku Senior Advisor ALKO Sumatra International, turut serta dalam Workshop Nasional Program TEKAD yang diselenggarakan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes). Workshop ini digelar pada tanggal 28 Agustus 2024 di Jakarta dan bertujuan untuk mendukung transformasi ekonomi di desa-desa melalui program TEKAD (Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu). Dalam acara tersebut, Agung Wibowo membagikan pengalaman ALKO dalam memberdayakan petani kopi di Sumatra. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem pasar yang mendukung pertumbuhan ekonomi pedesaan yang berkelanjutan. Pemaparan ALKO juga mencakup berbagai pendekatan inovatif yang telah diterapkan oleh ALKO, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan petani melalui praktik pertanian yang ramah lingkungan dan pendekatan bisnis inklusif. ALKO menjelaskan komitmennya dalam mempraktekkan bisnis kopi free deforestation yang diterjemahkan melalui digitalisasi praktek perdagangan dengan menggunakan teknologi _blockchain_. Penggunaan teknologi ini digunakan untuk menjamin keterlacakan komoditas kopi agar memenuhi kriteria _free-deforestation_. Selain itu, ALKO juga sudah mempraktekkan pendekatan pembangunan dan bisnis inklusif agar perempuan dan kaum marginal tidak terpinggirkan dalam praktek bisnis. Workshop ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk pejabat dari Kemendes, LSM, serta praktisi pembangunan pedesaan dari berbagai wilayah di Indonesia. Acara ini berlangsung di Jakarta, yang menjadi pusat pertemuan dan kolaborasi untuk mendukung program transformasi desa yang terpadu. Melalui partisipasi dalam workshop ini, ALKO menunjukkan komitmen kuatnya dalam mendukung program pemerintah untuk mempercepat pembangunan desa yang mandiri dan sejahtera. Program TEKAD diharapkan dapat menjadi katalisator untuk pertumbuhan ekonomi di desa-desa, dengan dukungan penuh dari berbagai sektor, termasuk sektor swasta seperti ALKO. Workshop ini berjalan dengan penuh antusiasme, di mana berbagai ide dan praktik terbaik dibahas untuk diterapkan di desa-desa Indonesia. Keterlibatan ALKO dalam acara ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain dalam mendukung pembangunan ekonomi pedesaan yang inklusif dan berkelanjutan.

Read More  

Admin Alko | 29/08/2024

Pelatihan Pengelolaan Sampah di Kerinci: Meningkatkan Kapasitas Komunitas untuk Kelestarian Lingkungan

Kerinci, 20 Agustus 2024 — Pelatihan pengelolaan sampah bertema "Meningkatkan Kapasitas Komunitas dalam Pengelolaan Sampah" diadakan di Tempat Pengolahan Sampah Subur Mulyo, Desa Giri Mulyo, Kerinci. Acara ini melibatkan berbagai pihak yang peduli lingkungan, termasuk perwakilan komunitas lokal, ibu-ibu PKK, serta sponsor seperti ALKO, BRI, Royal, Saka Jepang, dan Bank Resona. Kegiatan ini juga mendapatkan dukungan dari Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BBTNKS) dan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS), yang berkontribusi dalam pembangunan mesin pengolahan sampah organik dan anorganik.Pelatihan bertujuan untuk memberikan edukasi tentang pengelolaan sampah yang efektif dan meningkatkan kapasitas komunitas dalam menjalankan program pengelolaan sampah di wilayah mereka. Peserta mendapatkan informasi dari perwakilan Jepang tentang metode pengelolaan sampah yang sukses di negara tersebut.Pak Eko, pengelola Tempat Pengolahan Sampah Subur Mulyo bersama rekan-rekannya, serta perwakilan PKK Desa Giri Mulyo dan PKK Desa Bedeng 2, berpartisipasi dalam acara ini. PKK Desa Bedeng 2 dikenal dengan pengolahan sampah anorganik menjadi kerajinan tangan yang telah dipasarkan hingga luar negeri.Acara ini diselenggarakan dengan format diskusi interaktif dan praktek langsung, dimana peserta mempelajari proses pengolahan sampah organik menjadi pupuk dan pemisahan sampah menggunakan mesin. Peserta berharap adanya pelatihan lanjutan mengenai inovasi pengelolaan sampah plastik, mengingat sebagian besar sampah plastik di desa mereka masih dibakar.Pelatihan diakhiri dengan makan siang bersama dan kunjungan ke tempat pengolahan sampah organik di Desa Barang Sangir. Kegiatan ini dinilai sangat sinergis dan memberikan dampak positif bagi masyarakat serta penggiat lingkungan, dengan meningkatkan kesadaran dan kapasitas mereka dalam pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan di Kerinci.

Read More  

Admin Alko | 25/08/2024

Seminar Internasional "Petani Kopi Go Global"

Kerinci, 19 Agustus 2024 – Seminar Internasional Bagian-8 bertajuk "Petani Kopi Go Global" sukses digelar di Pelangi Café, Giri Mulyo, Kerinci. Acara yang diselenggarakan oleh ALKO Academy ini menghadirkan para narasumber terkemuka  yang memberikan wawasan berharga tentang peluang dan tantangan bagi kopi Kerinci di pasar internasional. Yg di lakukan online dna ofline.Acara ini dibuka dengan sambutan hangat dari Erna Yunita, selaku Direktur Alko Akademy dan juga moderator acara, yang menekankan pentingnya membangun konektivitas global bagi para petani kopi Kerinci agar dapat bersaing di kancah internasional. Erna Menyampaikan Tunjuan acara ini adalah ingin membuka wawasan petani tentang penting nya mengetahui Posisi kopi Indonesia khusus dari Kerinci untuk dapat di terima secara Global serta menyoroti pentingnya kerjasama dan inovasi untuk meningkatkan kualitas dan nilai tambah kopi lokal serta dapat menumbuhkan semangat para Petani. Juga ingin mengetahui sejarah perjalanan kopi kerinci koperasi ALKO yang saat ini sdh masuk lebih di 16 negara Asia, Eropa dan juga Usa Pembicara pertama Syafrudin, mantan Ketua Specialty Coffee Association of Indonesia (SCAI), dan Wakil Dekopi berbagi pandangan mengenai perkembangan industri kopi specialty di Indonesia dan pentingnya penguatan komunitas petani serta peningkatan standar produksi untuk memenuhi kebutuhan pasar specialty global. Menurut nya perhatian Dekopi menekankan tentang keberlanjutan pertanian kopi secara nasional yang harus terus di tingkatkan. Keunikan kopi setiap daerah menjadi nilai jual tinggi namun perhatian di kuantitas dan kualitas untuk keberlanjutan jg sangat penting, koperasuli alko harus terus meningkatkan dampak positif kopi ini lebij besar lagi.Saya Miyazaki buyer Kopi dari Uminomukou Coffee, Jepang, memaparkan tren kopi specialty di Jepang serta bagaimana kopi Kerinci sejak 2020 sdh menerapkan proses transparansi  tracebility untuk mengetahui proses dari petani, waktu panen sampai ke proses roasting di Cafe Uminomuko Uno di jepang dan sebagai buyer selalu bersama membangun komunikasi yg baik untuk terus meningkatkan kualitas serta dapat memenuhi ekspektasi konsumen Jepang yang sangat memperhatikan kualitas, Perhatian terhadap lingkungan, tracebility dan juga fair trade juga menjadiKontribusi ALKO dalam isu pemberdayaan perempuan di industri kopi global.Agung Wibowo, senior advisor Koperasi ALKO, memaparkan secara detail tetang pentingnya penguatan setiap peran dari rantai pasok (suplay chain) kopi yg sdh ditampilkan didalam apalikasi tracebility alko. Agung juga menekannya peran penting wanita dalam industri kopi. Ia menyoroti bahwa 45% dari kegiatan trading ALKO melibatkan wanita dalam posisi kunci seperti manajemen, pengembangan teknologi traceability, dan pengambilan keputusan. Agung juga menjelaskan kontribusi ALKO dalam isu pemberdayaan perempuan di industri kopi global. Alko terus dikawal dalam pengembangan pertanian sustainblenya dan penguatan di isu Social, eviromental dan ekonomi dalam pengebangnnya kedepan.Bagas Hapsoro menyampaikan isu terkait EUDR dan standar lingkungan yang harus diperhatikan dalam dunia perkopian untuk pasar global. Bagas menekankan bahwa ALKO telah melakukan berbagai kegiatan empowering, sustainability, dan transparansi traceability sejak 2020, menjadikannya keunggulan yang unik ALKO dalam bersaing dan diterima di pasar internasional.Menuritnya, Indonesia memiliki keistimewaan pada kopi spesialtinya, mengingat  single origins yang terbanyak di dunia, pengakuan terhadap indikasi geografis (IG) nya. Kopi tidak sekedar komoditi namun memiliki nilai kebudayaan dan ekosistem yang erat.Untuk itu di dalam negeri perlu diteruskan cara-cara yang inovatif dengan kolaborasi yang erat antara pemerintah, pengusaha dan akademisi agar kopi spesialti Indonesia tetap unggul.Pemerintah perlu menambah modal, insentive, memberikan pembinaan, pendampingan dan pelatihan usaha dengan coffee experts dalam ekosistem kopi.CEO ALKO, dalam presentasinya, menjelaskan perjalanan sejarah kopi ALKO, dimulai dengan bimbingan dari *Prof. Msnardumi Moenir, aktivis lingkungan dan founder AlKO mengajarkan tentang perlu nya petani dan pelaku usaha paham tantang ekosistem dan jasa alam, tokoh umkm Nasional Budi Satria Isman membimbing alko dalam membangun bisnis berkelanjutan dan sehat Prof. Surep Mawardi, yang dikenal sebagai Bapak Kopi Indonesia. Prof. Mawardi telah memberikan pelatihan intensif tentang budidaya kopi dan melakukan kunjungan langsung ke petani Kerinci peran besar Surip yg membawa kopi kerinci ke pasar USA dan masuk di ritail kopi terbesar dunia, ada Pak **Syafrudin* berperan sebagai pintu awal dalam membawa kopi ALKO masuk ke pasar Eropa dan Amerika Serikat pada tahun 2019, sementara *Pak Agung* memberikan bimbingan dalam pengembangan agroforestry. Selain itu, peran para duta besar yang terus membantu mempromosikan kopi ALKO juga sangat signifikan. Perwakilan Buyer, USA  dalam Diskusi juga turut serta membahas prospek ekspor kopi Kerinci ke Amerika Serikat, menekankan pentingnya keberlanjutan dan keterlacakan dalam rantai pasok kopi, yang menjadi perhatian utama bagi pembeli internasional dan kualitas kopi kerinci yang harus di jaga.Seminar yang berlangsung dari pukul *09:00 AM hingga 02:00 PM acara ini di dukung oleh bank resona, dan BRI Sungai Penuh. Acara  diisi dengan sesi tanya jawab interaktif, di mana peserta, sebagian besar petani kopi dan pelaku usaha kopi lokal, dapat berdiskusi langsung dengan narasumber. Antusiasme peserta terlihat jelas dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan, terutama terkait strategi masuk ke pasar internasional.Acara ini diakhiri dengan pesan inspiratif dari penyelenggara, ALKO Academy, yang mengajak seluruh petani kopi di Kerinci untuk terus berinovasi dan beradaptasi agar kopi Kerinci dapat mendunia. Dan mengajak lebih aktif petani dalam penerapan kopi berkelanjutan dalam budidaya dan keberlanjutan dalam penerapan teknology tracebility berbasis blockchain yg terus dinmkembangkan oleh ALKO.

Read More  

Admin Alko | 21/08/2024

Gunung Kerinci Semakin Bersih Berkat Kolaborasi Multi-Pihak dalam Kegiatan "1 kg Sampah dengan 1 Pcs Kopi

Memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79, kawasan Gunung Kerinci kembali menjadi saksi kolaborasi multi-pihak dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Kegiatan bertajuk "1 kg Sampah dengan 1 Pcs Kopi" yang diinisiasi oleh Koperasi Petani Kopi Alam Korontji (ALKO) berlangsung meriah dan penuh semangat pada tanggal 17 Agustus 2024.Acara ini merupakan bagian dari kampanye "Gunung Kerinci Bersih dari Sampah," yang telah menjadi agenda rutin ALKO sejak tahun 2018. Selain memperingati hari kemerdekaan, kegiatan ini juga menjadi momen penting untuk memperkuat sinergi antara berbagai elemen masyarakat dalam upaya menjaga lingkungan.Kegiatan diawali dengan sambutan dari beberapa tokoh penting, di antaranya Pak Eko Suprianto yang mewakili Kepala Balai TNKS Kerinci, Wagiman selaku Kepala Desa Giri Mulyo, perwakilan dari Saka no Tochu yang diwakili oleh Ms. Miyazaki, serta Mr. Shuhei Kaji yang mewakili Pesona Bank. Buyer lokal lain yang hadir juga turut memberikan dukungan mereka terhadap inisiatif ini. Sambutan mereka menekankan pentingnya kolaborasi dan kepedulian terhadap lingkungan, terutama di kawasan Gunung Kerinci yang menjadi destinasi wisata dan kebanggaan masyarakat setempat.Pak Eko mengungkapkan dukungannya terhadap acara ini, dengan harapan agar kegiatan tersebut dapat meningkatkan kesadaran para pendaki untuk menjaga alam. Wagiman, Kepala Desa Giri Mulyo, juga menunjukkan dukungan dengan menyiapkan tempat penampungan sampah dari pendaki yang akan diolah di bank sampah Bumdesa Giri Mulyo untuk pembuatan kompos dan pemisahan sampah non-organik.Saka no Tochu tidak hanya membeli kopi Kerinci yang berkualitas, tetapi juga mendukung inisiatif ini dengan menukarkan 1 kg sampah dengan 1 pcs kopi. Mereka memberikan dukungan finansial untuk keberlangsungan kegiatan ini dan mencari pendanaan tambahan guna mendukung program lingkungan.Para peserta yang terdiri dari berbagai komunitas, seperti TKSCI, CB Community, SMP 35, BPLBK, Bank Sampah Prima Aro, IAIN, dan UNJA Pendaki, dengan antusias melakukan gotong royong di sekitar jalan pendakian dan penanaman pohon di Wisata Bukit Cinta. Kegiatan ini bukan hanya sebatas membersihkan sampah, tetapi juga menanam 1000 pohon sebagai upaya menjaga keseimbangan alam dan meningkatkan carbon credit di wilayah tersebut.Kegiatan "1 kg Sampah dengan 1 Pcs Kopi" didukung penuh oleh beberapa sponsor, termasuk Saka no Tochu, Resona Bank, Koperasi ALKO, dan Rabobank, dengan total pendanaan mencapai USD $9,000. Dukungan ini memungkinkan berbagai program seperti pelatihan manajemen sampah dan budidaya kopi, serta kegiatan rutin gotong royong yang telah berjalan sejak tahun 2019.Sebagai penutup, para peserta, yang berjumlah sekitar 500 orang, merasa senang dan bangga dapat berpartisipasi dalam kegiatan yang bermanfaat ini. Laporan hasil kegiatan akan disampaikan kepada para sponsor, dinas terkait, dan juga dipublikasikan melalui media sosial serta media elektronikAcara ini tidak hanya memperingati kemerdekaan, tetapi juga memperlihatkan bagaimana semangat gotong royong dan kepedulian lingkungan mampu membawa perubahan nyata bagi masa depan Gunung Kerinci dan masyarakat sekitarnya.

Read More  

Admin Alko | 17/08/2024

ALKO Sumatra International Perkuat Komitmen Kelestarian Lingkungan melalui Gotong Royong dan Program Pertukaran Sampah dengan Kopi di Gunung Kerinci

Kerinci, 14-22 Agustus 2024, ALKO Sumatra International, bersama dengan ALKO Cooperative dan didukung oleh Saka no Tochu serta Resona Bank, kembali menunjukkan komitmennya terhadap kelestarian lingkungan dengan menggelar serangkaian kegiatan gotong royong dan program inovatif "1kg Sampah 1 Pack Kopi" di kawasan Gunung Kerinci. Kegiatan ini berlangsung selama sembilan hari, dengan total pendanaan sebesar USD $9000, dan melibatkan masyarakat serta berbagai organisasi setempat.**Hari Pertama: Persiapan Menuju Kelestarian Lingkungan**  Pada 14 Agustus 2024, seluruh tim pelaksana dari berbagai organisasi berkumpul di Pelangi Coffee untuk merencanakan kegiatan gotong royong yang akan dilaksanakan. Persiapan ini mencakup diskusi intensif dan penyusunan strategi yang memastikan kegiatan pembersihan lingkungan berjalan efektif dan efisien. Fokus utama gotong royong ini adalah membersihkan jalur dari simpang tugu macan hingga gerbang pendakian Gunung Kerinci, kawasan yang kerap dikunjungi wisatawan dan rentan terhadap masalah sampah.**Hari Kedua: Aksi Nyata Gotong Royong**  Pada 15 Agustus 2024, dengan semangat kebersamaan dan cinta lingkungan, para peserta mulai membersihkan kawasan Gunung Kerinci. Dukungan dari ALKO Sumatra International terlihat dalam penyediaan berbagai perlengkapan seperti karung, sarung tangan, dan kendaraan operasional untuk mengangkut sampah. Kegiatan ini berhasil membersihkan area yang luas dan mengurangi beban sampah di salah satu destinasi wisata alam utama di Sumatera Barat. Para peserta kemudian menikmati hidangan ringan dan makan siang yang telah disiapkan sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka.**Hari Ketiga: Inovasi Pertukaran Sampah dengan Kopi**  Pada 16 Agustus 2024, program "1kg Sampah 1 Pack Kopi" diluncurkan, menarik antusiasme masyarakat setempat. Inisiatif ini memungkinkan warga menukarkan sampah yang mereka kumpulkan dengan kopi Kerinci, produk unggulan dari ALKO Sumatra International. Program ini tidak hanya membantu mengurangi sampah tetapi juga memberikan insentif langsung kepada masyarakat untuk turut serta dalam menjaga kebersihan lingkungan mereka.**Hari Keempat: Pelatihan dan Edukasi Lingkungan**  Pada hari terakhir, 17-22 Agustus 2024, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan pengolahan sampah anorganik di kawasan Prima Aro, yang melibatkan kelompok petani setempat. Peserta juga diajak mengunjungi lokasi pengolahan kopi dan workshop pembuatan kerajinan dari sampah anorganik. Inisiatif ini menekankan pentingnya pengelolaan sampah secara berkelanjutan dan bagaimana sampah dapat diubah menjadi sumber daya yang bermanfaat. Acara kemudian diakhiri dengan makan malam bersama, yang semakin mempererat hubungan antar peserta dan organisasi yang terlibat.Sebagai perusahaan yang menjunjung tinggi prinsip kelestarian lingkungan, ALKO Sumatra International melalui kegiatan ini mempertegas komitmennya dalam menjaga kelestarian alam dan mendorong ekonomi sirkular. Melalui langkah-langkah konkret seperti gotong royong dan program pertukaran sampah dengan kopi, ALKO Sumatra International berharap dapat terus menginspirasi masyarakat dalam upaya bersama menjaga keindahan dan kebersihan lingkungan di kawasan Kerinci.Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:  Puput Sari PuspitaManager ProjectPhone: +62 812 8883 5003  Email: info@alko.id

Read More  

Admin Alko | 11/08/2024

Potensi Ekspor Kopi Arabica ke Negara-Negara Nordik dan Baltik

CATATAN WEBINAR: Senang sekali kemarin saya bisa ikut webinar yang diselenggarakan oleh Kementerian Luar Negeri RI yang bertajuk “Potensi Ekspor Kopi Arabica ke Negara-Negara Nordik dan Baltik”.Paparan dari Ibu Rahmah (Koperasi Pedagang Kopi) Aceh Gayo, Bapak Mohammad Fahmi (Le Gayo), dan Bapak Suryono B. Tani (Founder Koperasi Petani Alam Korintji) sangat menarik. Demikian juga tanggapan dari para Dubes RI dari Perwakilan RI di Finlandia, Norwegia, Swedia, dan Denmark, serta negara-negara lainnya.Ada dua poin yang saya garis bawahi terkait branding dan promosi:1. **Pemberdayaan Perempuan dalam Proses Produksi Kopi**   Issue ini diangkat dengan jelas oleh presentasi dari Aceh, bahkan dipertegas oleh salah seorang dubes bahwa issue gender atau perempuan memiliki daya tarik bagi konsumen. Rekan-rekan kita di Aceh secara masif dan intensif menggarap issue ini sejak masa DOM dan makin menguat sejak kejadian tsunami. Begitu banyak NGO yang mengarusutamakan issue ini.   Dalam prakteknya, ALKO juga telah mengarusutamakan issue ini. Bahkan, ekspor terakhir ke Jepang sejumlah 19 ton kopi arabika juga melibatkan perempuan melalui Kelompok Wanita Tani. Namun, praktek ini kurang diendorse oleh ALKO dalam presentasi dan kegiatan promosi.2. **Traceability**   Prinsip-prinsip perdagangan kopi mensyaratkan adanya traceability kopi. Presenter dari Aceh tidak secara spesifik menjelaskan traceability mereka. Mereka hanya menyandarkan pada sertifikat Indikasi Geografis (IG) namun tidak secara jelas menunjukkan bahwa kopi mereka FREE DEFORESTATION. Dalam hal ini, ALKO, melalui teknologi Blockchain, mampu memberikan jaminan bahwa kopi ALKO adalah kopi yang FREE DEFORESTATION. Traceability (lacak jejak) kopi ALKO bisa dilihat dan diverifikasi melalui sistem blockchain yang dimiliki ALKO.Kedepan, urusan pelibatan dan penguatan perempuan, serta traceability perlu dikemas dalam sebuah strategi promosi PT. ALKO dan menjadi branding produk PT. ALKO untuk memenangi persaingan yang semakin ketat.Saya punya cukup banyak catatan sebagai bahan diskusi, namun dua hal itu yang saya anggap paling penting untuk jadi pemikiran dan bahan diskusi kita.Tak lupa saya sampaikan banyak terima kasih kepada Pak Bagas yang telah bekerja keras hingga webinar kemarin bisa terlaksana.Salam,Agung Wibowo

Read More  

Admin Alko | 08/08/2024

Kopi Hasil Produksi Perempuan Kerinci Sukses Diekspor ke Jepang

Kerinci, 5 Agustus 2024 – PT ALKO Sumatra International, bekerja sama dengan Komunitas Wanita Tani (KWT) Kerinci, telah berhasil mengirimkan satu kontainer penuh kopi ke Jepang. Pengiriman ini dilakukan melalui Pelabuhan Talang Duku, Jambi.Kopi yang diekspor merupakan hasil dari kebun-kebun yang dikelola oleh KWT Kerinci, menunjukkan keberhasilan mereka dalam memproduksi kopi berkualitas tinggi yang memenuhi standar internasional. Ini adalah pencapaian besar bagi PT ALKO Sumatra International dan KWT Kerinci dalam memperluas pasar internasional dan meningkatkan kesejahteraan petani kopi di daerah tersebut."Ekspor ini merupakan bukti kerja keras dan dedikasi dari seluruh tim PT ALKO Sumatra International dan anggota KWT Kerinci. Kami berharap ini akan menjadi awal dari lebih banyak kesempatan ekspor di masa mendatang," kata seorang perwakilan PT ALKO Sumatra International.Kerjasama ini diharapkan dapat membuka jalan bagi lebih banyak produk lokal dari Kerinci untuk dikenal di pasar global, serta memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian lokal.

Read More  

Admin Alko | 05/08/2024

Petani Peduli Gunung Kerinci Bersih Part 4: Gotong Royong dan Penanaman 1000 Pohon

Kerinci, 4 Agustus 2024 – Sebuah inisiatif lingkungan yang bertujuan untuk melestarikan alam dan memberdayakan komunitas lokal telah sukses dilaksanakan di Kerinci. Kegiatan bertajuk *Petani Peduli Gunung Kerinci Bersih Part 4* berhasil menggerakkan ratusan peserta dalam kegiatan gotong royong dan penanaman 1000 pohon.Acara ini didukung oleh dana CSR dari berbagai pihak, termasuk Saka no Tochu, pembeli kopi Arabika Kerinci dari Jepang; Resona Bank, Bank Petani dari Jepang; dan Koperasi Petani Kopi Alam Korontji (ALKO). Total dana yang terkumpul untuk kegiatan ini mencapai USD $9,000.Koordinator projek, ALKO Academy, bersama dengan GPLBK (Gerakan Penghijauan Lingkungan dan Bersih Kerinci) mengoordinasikan acara ini dengan melibatkan berbagai komunitas, antara lain:- Komunitas Sepeda Kerinci- SD 175/III Desa Mekar Jaya- PSHT Kayu Aro- Toyota Kijang Super Community Indonesia- Anggota Komunitas Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga- Masyarakat LokalKegiatan ini berlangsung di Panorama Bukit Cinta hingga Gerbang Pendakian Gunung Kerinci sampai Tugu Macan. Dengan partisipasi sekitar 500 orang, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan, meningkatkan carbon credit melalui penanaman pohon, menjaga kebersihan lingkungan, dan memberikan edukasi tentang manajemen sampah serta pendidikan dini kepada pelajar.Puput, perwakilan dari ALKO, mengatakan, "Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menjaga kelestarian alam, tetapi juga untuk memberdayakan masyarakat lokal dan meningkatkan partisipasi publik dalam menghadapi krisis iklim. Dengan gotong royong dan penanaman pohon, kami berharap dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan dan kehidupan masyarakat di Kerinci."Ketua kegiatan, Pak  Mansur, menyatakan, "Ini adalah upaya kolektif yang luar biasa dari berbagai komunitas. Kami ingin menanamkan kesadaran akan pentingnya lingkungan bersih dan hijau di hati setiap peserta."Pak Sub, salah satu peserta kegiatan, menambahkan, "Kegiatan ini memberikan kami kesempatan untuk berkontribusi langsung terhadap pelestarian alam di daerah kami. Melalui partisipasi aktif, kami berharap dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk peduli terhadap lingkungan."*Petani Peduli Gunung Kerinci Bersih Part 4* juga dipublikasikan melalui media sosial dan media elektronik, dengan GPLBK sebagai penanggung jawab kegiatan dan ALKO Academy bertanggung jawab atas laporan kegiatan.Melalui partisipasi aktif berbagai komunitas dan kelompok masyarakat, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam menghadapi krisis iklim, menjaga kelestarian alam, dan memberdayakan komunitas lokal.

Read More  

Admin Alko | 04/08/2024

Business Scheme

The business scheme diagram outlines the process and control mechanisms of ALKO Sumatra Kopi from farmer groups to the final budget and business plan. Here's an explanation of the key components and their interactions:Management ALKO1. Internal Control System (ICS)Internal Control System (ICS): Oversees the transfer of knowledge, training, mentoring, research and development (R&D), plantation , and quality control (QC).Support: Provides assistance to farmers' groups.1.1. Farmer GroupFarmer Group : Member of Alko Cooperative,Men's farmer groups and women's farmer groups are spread out and harvest coffeeFarmers Harvesting: The initial step where farmers collect red cherries.1.2. Hard Skin Processing Unit (CPU/Collector)Role: Processes the harvested cherries' hard skin.Connection: Receives red cherries from farmers' groups and passes processed material (HS) to Internal Control Production (ICP).FirstFirst Quality Control : The collector is the first recipient from the farmer and carries out quality control to ensure that the coffee harvested complies with the GAP2. Internal Control Production (ICP)Components:ALKO Warehouse: Storage facility for processed coffee.Sortation Room: Area for sorting the coffee.Production/Greenbean Process: Steps involved in turning cherries into green beans.Supervision & Control: Ensures the processes are managed effectively.3. Internal Control Financial (ICF)Budget and Business PlanOutcome: All financial activities and marketing efforts culminate in the creation of the budget and business plan.Responsibilities:Manages financial transactions and controls.Ensures payment to the CPU/Collector.Handles income from sales and allocates it accordingly.Oversees financial mapping, cash flow, budgeting, loans, and benefit sharing.4. Internal Control Marketing (ICM)Salles Tasks:Conducts marketing planning.Sets marketing targets and strategies.Drives sales from customers.Workflow Summary:Farmers harvest red cherries.The harvested cherries are processed by the Hard Skin Processing Unit (CPU/Collector), under Internal Control System ( ICS).Processed cherries (HS) are sent to Internal Control Production (ICP).ICP manages the warehousing, sorting, and production/green bean processing.The Internal Control Financial (ICF) handles payments to the CPU/Collector and manages overall financial health.Sales generated by Internal Control Marketing ( ICM) contribute to the income.All financial and marketing activities are consolidated into a budget and business plan.This structured approach ensures quality control, effective production, and financial management, leading to a sustainable business model for ALKO Sumatra Kopi.

Read More  

Admin Alko | 23/07/2024

Kopi Arabica Natural Kerinci, Diminati oleh  Roaster Jepang

Kerinci, Indonesia - ALKO Sumatra, koperasi penghasil kopi yang berbasis di Kerinci, Sumatra, berhasil menarik perhatian para roaster dari Jepang dengan produk kopi Arabica natural process mereka. Kopi yang dihasilkan dengan metode alami ini telah mendapatkan sambutan hangat dari para pecinta kopi di Negeri Sakura.ALKO Sumatra, yang dikenal dengan komitmennya terhadap kualitas dan keberlanjutan, memproduksi kopi Arabica dengan proses natural yang memaksimalkan rasa dan aroma unik dari biji kopi. Proses ini melibatkan pengeringan biji kopi secara alami di bawah sinar matahari, yang memberikan sentuhan rasa buah-buahan yang khas dan keasaman yang seimbang.Puput Puspita Sari dari ALKO Sumatra,  mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian ini. "Kami sangat senang dan bangga bahwa kopi Arabica natural process kami dapat diterima dengan baik oleh pasar internasional, terutama oleh roaster di Jepang. Ini adalah bukti bahwa kerja keras dan dedikasi kami dalam menjaga kualitas kopi dapat bersaing di pasar global," ujarnya.Peningkatan permintaan dari Jepang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan memberikan manfaat langsung kepada para petani kopi di Kerinci. Kerja sama ini juga membuka peluang bagi ALKO Sumatra untuk menjalin kemitraan yang lebih luas dan memperkenalkan kopi Sumatra ke pasar internasional lainnya.Selain fokus pada kualitas produk, ALKO Sumatra juga menaruh perhatian besar pada praktik pertanian yang berkelanjutan dan kesejahteraan petani. Dengan dukungan berbagai pihak, koperasi ini terus berinovasi untuk meningkatkan standar produksi dan memperluas jangkauan pasar mereka.Dengan keberhasilan ini, ALKO Sumatra tidak hanya membuktikan kualitas kopi Arabica Kerinci, tetapi juga mengangkat nama Indonesia sebagai salah satu produsen kopi terbaik di dunia. Diharapkan, kolaborasi dengan roaster Jepang ini dapat menjadi langkah awal menuju kesuksesan yang lebih besar di masa depan.Tentang ALKO Sumatra:ALKO Sumatra adalah koperasi yang berfokus pada produksi kopi berkualitas tinggi di Kerinci, Sumatra. Dengan komitmen pada keberlanjutan dan kesejahteraan petani, ALKO Sumatra terus berupaya untuk menghasilkan kopi terbaik yang dapat dinikmati oleh pecinta kopi di seluruh dunia.

Read More  

Admin Alko | 17/07/2024

Perjalanan Kopi Speciality dan Keberlanjutan

Selamat datang di ALKO Sumatra International, di mana jantung Sumatra bertemu dengan jiwa kopi premium. Terletak di lanskap subur Sumatera Barat, perjalanan kami adalah dedikasi terhadap kualitas, keberlanjutan, dan budaya dinamis tanah air kami. Di ALKO Sumatra International, kami bukan hanya produsen kopi; kami adalah penjaga tanah, berkomitmen untuk melestarikan keindahan dan kekayaannya untuk generasi yang akan datang.Kopi KamiKopi kami adalah bukti dari tanah Sumatera yang subur dan iklimnya yang unik. Setiap biji kopi dibudidayakan dengan hati-hati oleh petani berpengalaman yang telah mengasah keahlian mereka selama beberapa generasi. Kami bangga dengan kopi spesial kami, yang dikenal dengan cita rasa yang kaya dan penuh, serta aroma yang berbeda yang mencerminkan keragaman terroir di wilayah kami. Dari dataran tinggi Solok hingga lembah Minang, setiap cangkir kopi kami menceritakan kisah warisan, semangat, dan perawatan cermat.Keberlanjutan adalah Inti KamiDi era di mana keberlanjutan bukan hanya pilihan tetapi keharusan, ALKO Sumatra International berdiri di garis terdepan dalam produksi kopi ramah lingkungan. Kami sangat menyadari tantangan global yang ditimbulkan oleh deforestasi dan perubahan iklim. Oleh karena itu, praktik kami dirancang untuk melindungi dan memelihara lingkungan.Kami mematuhi standar ketat yang ditetapkan oleh peraturan deforestasi Uni Eropa. Rantai pasokan kami bebas dari deforestasi, diverifikasi oleh teknologi canggih yang memetakan dan memantau praktik pertanian kami. Dengan memanfaatkan blockchain dan citra satelit yang digerakkan oleh kecerdasan buatan, kami memastikan bahwa pertanian kopi kami berkelanjutan dan sesuai dengan standar internasional.Memberdayakan Petani KamiInti dari ALKO Sumatra International adalah para petani kami. Kami percaya bahwa industri kopi yang makmur dan berkelanjutan dimulai dari orang-orang yang mengolah tanah. Melalui kemitraan dengan universitas lokal dan organisasi internasional, kami menyediakan alat dan pengetahuan yang dibutuhkan petani kami untuk meningkatkan praktik pertanian mereka. Mulai dari pengelolaan kesehatan tanah hingga teknik panen yang berkelanjutan, kami memberdayakan para petani kami untuk menghasilkan kopi berkualitas tinggi sekaligus menjaga lingkungan.Masyarakat dan BudayaKomitmen kami lebih dari sekedar produksi kopi. Kami sangat terintegrasi ke dalam komunitas lokal, berkontribusi pada pembangunan sosial dan ekonomi mereka. ALKO Sumatra International mendukung proyek-proyek pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur yang bermanfaat bagi para petani dan keluarga mereka. Kami merayakan warisan budaya yang kaya di Sumatera Barat, mempromosikan praktik-praktik tradisional dan menumbuhkan rasa kebanggaan dan identitas dalam komunitas kami.Bergabunglah dengan Kami dalam Perjalanan KamiALKO Sumatra International mengundang Anda untuk bergabung dengan kami dalam perjalanan keunggulan, keberlanjutan, dan komunitas kami. Apakah Anda seorang penikmat kopi, pendukung keberlanjutan, atau seseorang yang menghargai cerita di balik setiap cangkir, kami menyambut Anda untuk merasakan cita rasa dan nilai unik yang mendefinisikan merek kami.Di ALKO Sumatra International, kami lebih dari sekadar perusahaan kopi. Kami adalah keluarga individu-individu berdedikasi yang disatukan oleh tujuan yang sama: untuk menghasilkan kopi terbaik sambil melestarikan keindahan alam tanah air kami. Bergabunglah bersama kami dalam merayakan semangat Sumatra, satu cangkir setiap saat.

Read More  

Admin Alko | 07/07/2024

Segera hubungi kami untuk kerjasama!

Get Started WhatsApp

Lokasi

Kantor:

Jl. Batang Sangir, no.15, rt.04, Batang Sangir, Kayu Aro, Kerinci, Jambi 37163

Gudang:

Jl Raya Sungai Sikai, No 15 RT 04 desa Sungai Sikai, kec. Gunung Tujuh, Kab. Kerinci, Jambi 37063

Lokasi

Kantor:

Jl. Batang Sangir, no.15, rt.04, Batang Sangir, Kayu Aro, Kerinci, Jambi 37163

Gudang:

Jl Raya Sungai Sikai, No 15 RT 04 desa Sungai Sikai, kec. Gunung Tujuh, Kab. Kerinci, Jambi 37063

© 2021 ALKO - All Rights Reserved.