Blog

Scroll Down

Info seputar pengetahuan petani, perkopian hingga tips menarik untuk anda

Budidaya Kopi Berbasis Agroforestri

Budidaya kopi berbasis agroforestri di Alko Sumatera memiliki potensi besar untuk menjaga kelestarian ekosistem secara berkelanjutan. Sistem agroforestri, yang menggabungkan pertanian dan kehutanan, menawarkan berbagai manfaat ekologis dan ekonomi. Berikut adalah beberapa langkah dan strategi untuk mengembangkan budidaya kopi berbasis agroforestri di Alko Sumatera agar dapat bersaing di pasar internasional:Langkah-Langkah Pengembangan Budidaya Kopi Berbasis AgroforestriPemilihan Varietas Kopi:Pilih varietas kopi yang sesuai dengan kondisi iklim dan tanah di Alko Sumatera.Fokus pada varietas yang memiliki nilai jual tinggi di pasar internasional.Penggunaan Teknik Agroforestri:Integrasikan tanaman kopi dengan tanaman peneduh seperti pohon buah-buahan, kayu keras, dan tanaman legum.Manfaatkan tanaman peneduh untuk meningkatkan kesuburan tanah, mengurangi erosi, dan menjaga kelembaban tanah.Pengelolaan Hama dan Penyakit:Gunakan metode pengendalian hama dan penyakit yang ramah lingkungan, seperti pestisida nabati dan musuh alami.Lakukan rotasi tanaman dan diversifikasi tanaman untuk mengurangi risiko serangan hama dan penyakit.Konservasi Tanah dan Air:Terapkan teknik konservasi tanah seperti terasering dan penggunaan mulsa.Kelola sumber daya air dengan efisien, termasuk pengelolaan air hujan dan irigasi tetes.Pelatihan dan Pemberdayaan Petani:Berikan pelatihan kepada petani tentang teknik budidaya kopi berbasis agroforestri.Libatkan petani dalam kegiatan penelitian dan pengembangan untuk meningkatkan praktik pertanian.Sertifikasi dan Standar Internasional:Dapatkan sertifikasi organik dan sertifikasi keberlanjutan seperti Rainforest Alliance atau Fair Trade.Penuhi standar kualitas internasional untuk meningkatkan daya saing di pasar global.Manfaat Budidaya Kopi Berbasis AgroforestriKeberlanjutan Lingkungan:Melindungi dan meningkatkan keanekaragaman hayati.Mengurangi emisi gas rumah kaca melalui penyerapan karbon oleh tanaman peneduh.Peningkatan Kesejahteraan Petani:Diversifikasi pendapatan petani melalui hasil panen tanaman peneduh.Meningkatkan produktivitas dan kualitas kopi, yang berdampak pada peningkatan pendapatan.Peningkatan Kualitas Tanah dan Air:Meningkatkan kesuburan tanah dan konservasi air.Mengurangi risiko erosi dan degradasi tanah.Strategi Pemasaran InternasionalBranding dan Promosi:Kembangkan branding yang menekankan keberlanjutan dan kualitas premium kopi Sumatera.Promosikan produk melalui pameran internasional, platform e-commerce, dan media sosial.Kemitraan dan Kolaborasi:Jalin kemitraan dengan eksportir, roaster, dan retailer internasional.Kolaborasi dengan lembaga penelitian dan NGO untuk meningkatkan praktik pertanian dan promosi.Penguatan Rantai Pasok:Perbaiki rantai pasok dari petani hingga konsumen untuk memastikan kualitas dan konsistensi produk.Manfaatkan teknologi digital untuk memantau dan mengelola rantai pasok secara efisien.

Read More  

Admin Alko | 05/07/2024

bangunan tua di sekitar kayu aro

Kayu Aro merupakan sebuah daerah di Jambi yang terkenal dengan perkebunan teh dan bangunan-bangunan tua bersejarahnya. Di sekitar Kayu Aro, terdapat beberapa bangunan tua yang menarik, termasuk gereja tua dan pabrik teh yang masih berdiri hingga kini. Berikut adalah deskripsi singkat mengenai bangunan-bangunan tersebut:Gereja Tua Kayu Aro:Gereja ini dibangun pada masa penjajahan Belanda dan merupakan salah satu peninggalan arsitektur kolonial. Gereja ini memiliki desain khas Eropa dengan atap tinggi dan jendela kaca patri yang indah. Meskipun sudah berusia ratusan tahun, gereja ini masih digunakan untuk kegiatan ibadah oleh komunitas lokal.Pabrik Teh Kayu Aro:Pabrik teh ini juga dibangun pada era kolonial Belanda dan merupakan salah satu pabrik teh tertua di Indonesia. Pabrik ini masih beroperasi hingga kini dan menghasilkan teh berkualitas tinggi yang diekspor ke berbagai negara. Bangunan pabrik ini memiliki arsitektur industri klasik dengan dinding batu bata dan atap besi bergelombang.Bangunan Tua Lainnya:Selain gereja dan pabrik teh, di Kayu Aro terdapat beberapa bangunan tua lainnya seperti rumah-rumah peninggalan Belanda yang digunakan oleh para pekerja perkebunan dan staf administrasi pada masa itu. Rumah-rumah ini biasanya memiliki halaman luas dan dikelilingi oleh pepohonan besar yang memberikan kesan nostalgia masa lalu.Bangunan-bangunan tua ini tidak hanya menjadi saksi bisu sejarah, tetapi juga menjadi daya tarik wisata bagi pengunjung yang ingin melihat dan merasakan suasana tempo dulu.sejarah gereja gera tua kayu aroGereja Gera Tua Kayu Aro adalah salah satu bangunan bersejarah yang terletak di daerah Kayu Aro, Jambi. Gereja ini memiliki sejarah panjang yang berkaitan erat dengan masa kolonial Belanda di Indonesia, khususnya dalam konteks perkebunan teh yang terkenal di daerah tersebut.Kayu Aro merupakan sebuah daerah di Jambi yang terkenal dengan perkebunan teh dan bangunan-bangunan tua bersejarahnya. Di sekitar Kayu Aro, terdapat beberapa bangunan tua yang menarik, termasuk gereja tua dan pabrik teh yang masih berdiri hingga kini. Berikut adalah deskripsi singkat mengenai bangunan-bangunan tersebut:Gereja Tua Kayu Aro:Gereja ini dibangun pada masa penjajahan Belanda dan merupakan salah satu peninggalan arsitektur kolonial. Gereja ini memiliki desain khas Eropa dengan atap tinggi dan jendela kaca patri yang indah. Meskipun sudah berusia ratusan tahun, gereja ini masih digunakan untuk kegiatan ibadah oleh komunitas lokal.Pabrik Teh Kayu Aro:Pabrik teh ini juga dibangun pada era kolonial Belanda dan merupakan salah satu pabrik teh tertua di Indonesia. Pabrik ini masih beroperasi hingga kini dan menghasilkan teh berkualitas tinggi yang diekspor ke berbagai negara. Bangunan pabrik ini memiliki arsitektur industri klasik dengan dinding batu bata dan atap besi bergelombang.Bangunan Tua Lainnya:Selain gereja dan pabrik teh, di Kayu Aro terdapat beberapa bangunan tua lainnya seperti rumah-rumah peninggalan Belanda yang digunakan oleh para pekerja perkebunan dan staf administrasi pada masa itu. Rumah-rumah ini biasanya memiliki halaman luas dan dikelilingi oleh pepohonan besar yang memberikan kesan nostalgia masa lalu.Bangunan-bangunan tua ini tidak hanya menjadi saksi bisu sejarah, tetapi juga menjadi daya tarik wisata bagi pengunjung yang ingin melihat dan merasakan suasana tempo dulu.Sejarah Gereja Gera Tua Kayu AroPendirian Gereja:Gereja Gera Tua Kayu Aro didirikan pada awal abad ke-20 oleh para misionaris Belanda. Pendirian gereja ini bersamaan dengan pengembangan perkebunan teh di Kayu Aro oleh perusahaan Belanda. Gereja ini dibangun untuk melayani kebutuhan spiritual para pekerja perkebunan dan keluarga mereka yang sebagian besar berasal dari Eropa.Arsitektur:Gereja ini memiliki arsitektur khas kolonial Eropa dengan struktur bangunan yang kokoh dan sederhana. Dindingnya terbuat dari batu bata merah dengan atap tinggi yang terbuat dari genteng tanah liat. Jendela-jendela gereja besar dan berhiaskan kaca patri yang menambah keindahan dan kesakralan bangunan ini.Peran Sosial dan Budaya:Selain berfungsi sebagai tempat ibadah, gereja ini juga menjadi pusat kegiatan sosial dan budaya bagi komunitas Belanda dan pekerja lokal. Gereja ini menjadi tempat berkumpul dan bersosialisasi, mengadakan perayaan keagamaan, serta acara-acara komunitas lainnya.Masa Kemerdekaan dan Sesudahnya:Setelah Indonesia merdeka, gereja ini tetap berfungsi sebagai tempat ibadah bagi komunitas Kristen di Kayu Aro. Meskipun jumlah jemaat mungkin berkurang, gereja ini tetap menjadi simbol kehadiran sejarah dan budaya masa kolonial di daerah tersebut.Pemeliharaan dan Pelestarian:Hingga kini, Gereja Gera Tua Kayu Aro masih terpelihara dengan baik. Beberapa upaya pelestarian telah dilakukan oleh pemerintah setempat dan komunitas untuk menjaga keaslian bangunan ini. Gereja ini menjadi salah satu destinasi wisata sejarah bagi para pengunjung yang tertarik dengan masa lalu kolonial di Indonesia.Gereja Gera Tua Kayu Aro adalah saksi bisu dari perjalanan sejarah panjang Kayu Aro dan peran penting perkebunan teh dalam perkembangan daerah ini. Gereja ini tidak hanya memiliki nilai sejarah yang tinggi tetapi juga menjadi simbol harmoni dan keberagaman yang ada di Kayu Aro.

Read More  

Admin Alko | 05/07/2024

Sejarah Perkebunan di Dataran Tinggi Kayu Aro

Dataran Tinggi Kayu Aro, terletak di Kabupaten Kerinci, Jambi, adalah salah satu daerah yang kaya akan sejarah dan keindahan alam. Di sini, berdiri tegak perkebunan teh dan kopi yang tak hanya menjadi sumber mata pencaharian bagi masyarakat setempat, tetapi juga menjadi saksi bisu dari perjalanan panjang sejarah perkebunan di Indonesia.Awal Mula Perkebunan TehPerkebunan teh di Kayu Aro didirikan pada tahun 1925 oleh kolonial Belanda. Ini adalah salah satu perkebunan teh tertua di Indonesia, dan bahkan di dunia. Dengan ketinggian sekitar 1.600 meter di atas permukaan laut, kondisi iklim di dataran tinggi ini sangat ideal untuk pertumbuhan tanaman teh berkualitas tinggi.Pada masa kejayaannya, perkebunan ini memproduksi teh hitam yang diekspor ke berbagai negara, termasuk Eropa. Teh Kayu Aro dikenal dengan aroma dan rasa yang khas, yang menjadikannya salah satu teh premium di pasaran internasional. Para pekerja di perkebunan ini, yang sebagian besar adalah penduduk setempat dan imigran dari berbagai daerah di Indonesia, bekerja keras di bawah pengawasan ketat para pengelola Belanda.Perkembangan Kopi Arabika AlkoSeiring berjalannya waktu, Dataran Tinggi Kayu Aro tidak hanya terkenal dengan teh, tetapi juga dengan produksi kopi Arabika. Kopi Arabika Alko Sumatra menjadi primadona baru di kawasan ini. Dikenal dengan cita rasa yang kompleks dan keasaman yang seimbang, kopi ini menjadi favorit di kalangan penikmat kopi dunia.Kopi Arabika Alko ditanam di lahan yang sebelumnya digunakan untuk teh. Ini mencerminkan diversifikasi pertanian yang dilakukan oleh masyarakat setempat untuk menghadapi perubahan permintaan pasar global. Metode penanaman kopi di sini memanfaatkan kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun, dikombinasikan dengan teknik modern untuk meningkatkan hasil panen dan kualitas biji kopi.Peran dan Kontribusi Masyarakat LokalPerkebunan teh dan kopi di Kayu Aro tidak hanya memberikan dampak ekonomi, tetapi juga sosial dan budaya. Masyarakat setempat berperan aktif dalam setiap tahap produksi, mulai dari penanaman, pemeliharaan, hingga pemanenan. Mereka menjaga kelestarian alam dengan praktik-praktik pertanian yang ramah lingkungan.Selain itu, keberadaan perkebunan ini juga menjadi daya tarik wisata. Banyak wisatawan lokal dan mancanegara yang datang untuk menikmati panorama kebun teh dan kopi yang hijau, serta belajar tentang proses produksi secara langsung.Sejarah panjang perkebunan teh dan kopi di Dataran Tinggi Kayu Aro adalah bagian tak terpisahkan dari perjalanan bangsa Indonesia dalam mengelola sumber daya alamnya. Dari masa kolonial hingga era modern, perkebunan ini terus beradaptasi dan berkembang, mencerminkan semangat kerja keras dan inovasi masyarakat setempat.Dataran Tinggi Kayu Aro dengan perkebunan teh tuanya dan kini kebun kopi Arabika Alko adalah contoh nyata bagaimana sejarah dan masa kini bisa berjalan berdampingan, menciptakan harmoni yang indah antara manusia dan alam.

Read More  

Admin Alko | 04/07/2024

Mengimplementasikan Praktik Pertanian dan Pengolahan Berkelanjutan untuk Mendukung Konservasi

ALKO Sumatra International berdedikasi untuk menghasilkan kopi terbaik dengan komitmen kuat terhadap keberlanjutan lingkungan dan konservasi. Terletak di dataran tinggi subur Kerinci, kami menggabungkan tradisi dengan inovasi untuk menciptakan kopi arabika yang istimewa dan berkelanjutan bagi pasar global.Komitmen terhadap Keberlanjutan LingkunganKami memahami bahwa keberlanjutan lingkungan adalah kunci masa depan yang lebih baik. Oleh karena itu, kami menerapkan praktik pertanian ramah lingkungan, mulai dari penggunaan pupuk organik hingga manajemen air yang efisien. Upaya ini tidak hanya menjaga kesuburan tanah dan kualitas air, tetapi juga melindungi ekosistem lokal dan keanekaragaman hayati.Kolaborasi sebagai Inti Model KamiKolaborasi adalah inti dari model kami. Kami bekerja sama dengan petani lokal, kolektor, dan berbagai pemangku kepentingan dalam rantai pasokan kopi. Petani diberdayakan dengan pengetahuan dan sumber daya untuk meningkatkan praktik pertanian mereka, sementara kolektor memastikan bahwa biji kopi terbaik dipilih dan diproses dengan cermat. Kolaborasi ini memastikan setiap langkah dalam produksi kopi dilakukan dengan standar tertinggi.Mengadopsi Teknologi Blockchain untuk Transparansi dan KualitasUntuk memperkuat komitmen kami terhadap transparansi dan kualitas, kami mengadopsi teknologi blockchain untuk trecibility. Teknologi ini memungkinkan kami melacak setiap tahap produksi kopi, dari kebun hingga cangkir. Konsumen dapat memindai kode QR pada kemasan kopi kami dan melihat perjalanan biji kopi mereka, memberikan jaminan kualitas dan keaslian yang tak tertandingi.Masa Depan Berkelanjutan dan AdilALKO Sumatra International tidak hanya menghasilkan kopi arabika yang lezat, tetapi juga membangun masa depan yang berkelanjutan dan adil bagi semua pihak dalam ekosistem kopi. Dengan menjaga lingkungan, berkolaborasi dengan petani dan kolektor, serta mengadopsi teknologi terbaru, kami membawa cita rasa kopi Kerinci yang luar biasa ke pasar global.Komitmen KamiKami berkomitmen untuk memproduksi kopi yang tidak hanya lezat tetapi juga bertanggung jawab secara lingkungan dan sosial. Dengan ALKO Sumatra International, Anda tidak hanya menikmati secangkir kopi, tetapi juga mendukung keberlanjutan dan keadilan di setiap tegukan.

Read More  

Admin Alko | 03/07/2024

ALKO Sumatra International: Pioneering Sustainable Excellence in Global Coffee Production

Alko Sumatra International is a model coffee producer committed to environmental sustainability while producing the finest coffee for the global market. Located in the fertile highlands of Kerinci, Alko Sumatra International combines tradition with innovation to create exceptional and sustainable arabica coffee.We understand that environmental sustainability is the key to a better future. Therefore, we implement environmentally friendly farming practices, from the use of organic fertilisers to efficient water management. These efforts not only maintain soil fertility and water quality, but also protect local ecosystems and biodiversity.Collaboration is at the core of our model. We work closely with local farmers, collectors, and various stakeholders in the coffee supply chain. Farmers are empowered with knowledge and resources to improve their farming practices, while collectors ensure that the best coffee beans are carefully selected and processed. This collaboration ensures that every step in coffee production is carried out to the highest standards.To strengthen our commitment to transparency and quality, we implemented blockchain technology for traceability. This technology allows us to track every stage of coffee production, from farm to cup. Consumers can scan the QR code on our coffee packaging and see the journey of their coffee beans, providing unrivalled assurance of quality and authenticity.Alko Sumatra International is not only producing delicious arabica coffee, but also building a sustainable and equitable future for all parties in the coffee ecosystem. By taking care of the environment, collaborating with farmers and collectors, and adopting the latest technology, we bring the exquisite taste of Kerinci coffee to the global market.This is our commitment: to produce coffee that is not only delicious, but also environmentally and socially responsible. With Alko Sumatra International, you're not just enjoying a cup of coffee, you're supporting sustainability and justice with every sip.

Read More  

Admin Alko | 01/07/2024

Blockchain Traceability untuk Keberlanjutan Kopi, dari Kebun ke Penikmat Kopi

Alko Sumatra International: Blockchain Traceability untuk Keberlanjutan Kopi dari Kebun ke Penikmat KopiSelamat datang di Alko Sumatra International, tempat di mana inovasi teknologi bertemu dengan tradisi panjang penanaman kopi berkualitas tinggi. Kami dengan bangga mempersembahkan solusi terbaru kami dalam memastikan keberlanjutan dan transparansi di seluruh rantai pasok kopi: Implementasi Blockchain Traceability.Mengapa Blockchain?Di era digital ini, konsumen semakin cerdas dan peduli tentang asal-usul produk yang mereka nikmati. Blockchain, dengan kemampuannya yang tak tertandingi untuk memberikan catatan yang transparan, aman, dan tidak dapat diubah, memungkinkan kami untuk menawarkan kopi dengan tingkat keterlacakan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Setiap tahap dari proses produksi kopi kami – mulai dari penanaman, pemetikan, pengolahan, hingga pengiriman – dicatat dan diverifikasi dalam sistem blockchain. Hal ini memastikan bahwa setiap biji kopi yang Anda nikmati memiliki jejak digital yang jelas dan dapat diverifikasi.Dari Kebun ke Cangkir AndaPenanaman dan Pemeliharaan: Para petani kami di Sumatra menanam kopi dengan penuh dedikasi dan perhatian pada praktik berkelanjutan. Setiap tahap pertumbuhan tanaman dicatat dalam blockchain, sehingga Anda dapat mengetahui persis bagaimana kopi Anda dibudidayakan.Pemetikan dan Pengolahan: Kami memastikan bahwa biji kopi dipetik pada waktu yang tepat dan diproses dengan cara yang mempertahankan kualitas terbaik. Proses ini juga tercatat dengan detail dalam blockchain, memberikan Anda gambaran lengkap dari perjalanan biji kopi tersebut.Distribusi dan Pengiriman: Dalam upaya menjaga kesegaran dan kualitas, setiap pengiriman kopi dari kebun kami ke tempat Anda dicatat dalam sistem blockchain. Anda dapat melacak setiap langkah pengiriman, memastikan bahwa kopi yang Anda nikmati adalah yang terbaik.Keberlanjutan dan KualitasAlko Sumatra International berkomitmen pada keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan komunitas petani kami. Dengan teknologi blockchain, kami dapat memverifikasi dan memastikan bahwa setiap langkah produksi kopi kami mendukung tujuan ini. Transparansi dalam setiap langkah produksi tidak hanya memberikan kepercayaan kepada konsumen tetapi juga mendorong praktik berkelanjutan yang lebih baik di seluruh industri kopi.Mengapa Memilih Kami?Transparansi Penuh: Setiap langkah perjalanan kopi Anda dari kebun ke cangkir dicatat dan dapat diverifikasi.Keberlanjutan: Kami berkomitmen untuk melindungi lingkungan dan mendukung komunitas petani kami melalui praktik berkelanjutan.Kualitas Terbaik: Kami memastikan bahwa hanya biji kopi terbaik yang mencapai Anda, dengan proses pengawasan ketat yang dijamin oleh teknologi blockchain.Dengan Alko Sumatra International, nikmati kopi yang tidak hanya lezat tetapi juga mendukung praktik berkelanjutan dan transparansi penuh. Bergabunglah dengan kami dalam perjalanan menuju masa depan kopi yang lebih cerah dan lebih hijau.

Read More  

Admin Alko | 27/06/2024

Alko Akademi Mitra Terkemuka dalam Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital di Provinsi Jambi

UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi melalui Pusat Kajian Masyarakat Digitalnya telah menjadi salah satu mitra utama dan tuan rumah dalam Roadshow Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital di Provinsi Jambi.Gerakan Nasional 1000 Startup Digital ini merupakan upaya bersama untuk menggalang ekosistem startup digital di Indonesia, dengan tujuan memfasilitasi koneksi, pertukaran pengetahuan, dan pengalaman di antara para pelaku industri digital.Program ini telah berjalan sejak tahun 2016 dan bertujuan mendorong lahirnya startup yang dapat memberikan solusi atas berbagai permasalahan melalui pemanfaatan teknologi digital.Dalam sambutannya, Rektor UIN STS Jambi, Prof Dr H Suaidi MA PhD, mengungkapkan rasa terima kasih atas dipilihnya UIN STS Jambi sebagai tuan rumah acara prestisius ini."UIN STS Jambi memiliki visi untuk menjadi Perguruan Tinggi yang menjadi pionir perubahan sosial, unggul di tingkat nasional, dan menuju tingkat internasional dengan semangat moderasi dan kewirausahaan Islam. Salah satu upaya nyata kami dalam mencapai visi ini adalah dengan membentuk 18 pusat kajian, yang salah satunya adalah Pusat Kajian Masyarakat Digital, yang berkaitan erat dengan upaya digitalisasi," jelas Prof Suaidi.   Tidak hanya itu, saat ini UIN STS Jambi juga telah membuka beberapa program studi baru, termasuk Sistem Informasi, Statistika, Arsitektur, Biologi, dan segera akan mendirikan Fakultas Kedokteran."UIN STS Jambi akan menjadi salah satu Perguruan Tinggi di bawah Kementerian Agama di Sumatera yang memiliki Fakultas Kedokteran, yang hanya ada empat di Indonesia," tegasnya.Lebih lanjut, UIN STS Jambi juga sedang merencanakan pendirian lembaga konservasi Taman Satwa, yang akan mencakup 14 bisnis turunan.ni akan menjadi kawasan wisata yang ramah lingkungan, dan UIN STS Jambi akan menjadi Perguruan Tinggi pertama di Asia yang memiliki inisiatif tersebut."Kegiatan ini merupakan langkah awal dalam mengenalkan konsep startup digital. Sebagai calon pemimpin masa depan, Anda perlu memahami bagaimana memanfaatkan infrastruktur yang ada dan mengembangkan pola pikir kewirausahaan," ungkap Muhammad Faisal, Subkoordinator Kerjasama dan Pengembangan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika.Kegiatan ini mendapat sambutan antusias, baik dari kalangan pelajar maupun masyarakat umum.Hal ini tercermin dari jumlah peserta yang mendaftar, yang jauh melampaui target awal, mendekati angka 3000 pendaftar.   "Antusiasme peserta sangat luar biasa. Dalam waktu singkat, sudah ada 2641 orang, termasuk mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi di Provinsi Jambi dan masyarakat umum. Para peserta ini akan menjadi calon pelaku startup yang akan menghidupkan ekosistem digital di Provinsi Jambi," ungkap Kepala Pusat Kajian Masyarakat Digital, M Yusuf MSI. (*)Editor: Khotib SyarbiniEditor: Jefri AfriadiSumber: uinjambi.ac.idSumber: jambione.com

Read More  

Admin Alko | 26/09/2023

Ekspansi ke Padang, Noka Coffee Gandeng Alko Berdayakan Petani

Padang, Beritasatu.com - Kedai kopi, Noka Coffee melakukan ekspansi dengan membuka outlet kedua di kota Padang, Sumatera Barat Jumat (23/10/2020) setelah sebelumnya hadir di Bandung. Perluasan bisnis kali ini bekerja sama dengan Koperasi Petani Alam Korintji (Alko) yang menaungi petani kopi Kerinci, di sekitar Jambi."Dengan 625 petani kopi di bawah naungan Alko yang menangani lahan seluas 430 hektare (ha) yang tersebar di 24 desa, kolaborasi ini menjadi titik tolak memberdayakan petani di hulu produksi kopi," kata Co-Founder sekaligus Chief Marketing Officer Noka Coffee, Rendrian Maharsya dalam keterangan yang diterima.Koperasi Petani Alam Korintji (Alko) dilengkapi aplikasi kopi traceability dengan mengadopsi teknologi blockchain yang dikembangkan perusahaan asal Jepang, Emurgo. Teknologi ini memungkinkan konsumen mengetahui proses kopi dari petik, roasting, hingga penyajian.BACA JUGAALKO在中国市场推出阿拉比卡葛林芝特色咖啡Petani tradisional dengan keterbatasan akses teknologi sebelumnya kerap tidak mendapatkan harga jual dari pengepul sesuai ekpektasi. Dengan edukasi oleh Alko, kini sebagain besar petani kopi Kerinci dapat mengetahui fluktuasi harga kopi dunia secara real time. "Noka Coffee melihat dedikasi Alko di sektor agribisnis ini sebagai aset utama untuk kolaborasi jangka panjang," kata Rendrian Maharsya.Dia mengatakan, pandemi Covid-19 membuat pendapatan petani kopi menurun seiring berkurangnya demand, baik di pasar domestik maupun global. Banyak yang berpindah menjadi petani musiman, belum lagi pengepul yang membeli biji kopi dengan harga rendah. "Cara Alko mengedukasi petani dan meningkatkan kesejahteraan membuat kami bersemangat memulai project ini,” ujar dia.CEO Alko yang juga merangkap petani dan prosesor Suryono Bagastani menambahkan kolaborasi ini sejalan misi koperasi mengangkat derajat petani dan menarik minat generasi muda Kerinci untuk membangun daerahnya melalui sektor agribisnis. “Kami mengapresiasi Noka yang mengangkat cerita petani dalam setiap produk mereka, dan ini baru permulaan," kata dia.Setelah Padang, Alko juga akan mengerjakan Noka Coffee Jambi yang melibatkan mahasiswa berprestasi Universitas Jambi (Unja), tak hanya sebagai karyawan tapi juga pemegang saham outlet Jambi.Dalam kesempatan ini Noka sebagai brand yang mengedepankan tema “The Infinite Story of Farmers” ini juga meluncurkan produk kopi susu terbaru mereka, Kopi Susu “Specialty Arabica Natural” Mbak Erna. Mbak Erna sendiri adalah seorang petani binaan Alko dari desa Giri Mulyo Kayu Aro, yang telah mengekspor biji kopi specialty miliknya ke berbagai negara, seperti Jepang, Norwegia, dan Selandia Baru.Sumber: Berita SatuPenyunting: Jefri Afriadi

Read More  

Admin Alko | 29/07/2023

Kopi Kerinci Tembus Pasar Amerika Serikat dan Mesir

Jambi, suarapembaruan.news – Produksi kopi Kerinci yang kini dikelola Koperasi Kopi Alam Korintji (Alko) Sumatera Coffe Kerinci satu tahun terakhir terus meningkat.Kopi Kerinci bahkan berhasil menembus pasar Amerika Serikat, Mesir, Taiwan dan Norwegia satu tahun terakhir. Untuk Februari nanti, sekitar 250 ton kopi Kerinci juga siap diekspor ke Amerika Serikat dan Mesir.Hal tersebut dikatakan Manager Koperasi Alko Sumatera Coffe, Suharyono ketika mendampingi Gubernur Jambi, H Al Haris meninjau pusat pengolahan kopi Koperasi (Alko) Sumatera Coffe di Desa Sungai Sikai, Kecamatan Gunung Tujuh, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, Minggu (16/1/2022).Menurut Suharyono, komoditas kopi yang mereka ekspor khusus jenis kopi Robusta dan Araboca. Ekspor kopi Kerinci tersebut berupa bahan mentah atau biji kopi dengan pengolahan standar internasional.Biji kopi Kerinci yang diekspor merupakan biji kopi kualitas terbaik hasil pengembangan kopi di daerah pegunungan Kerinci.Sedangkan luas perkebunan kopi yang kini dikembangkan petani yang bermitra dengan Koperasi Alko Kerinci mencapai 416 hektare (ha).Sedangkan petani yang bermitra dengan Koperasi Alko Kerinci sekitar 625 kepala keluarga (KK).Selain mengembangkan perkebunan, pengolahan dan kopi robusta dan arabica, lanjutnya Koperasi Alko Kerinci juga mengembangkan Exco Wisata (wisata kopi) dan Alko Akademi.Alko Akademi merupakan program beasiswa kepada anak petani yang kuliah di jurusan pertanian dan memiliki komitmen kembali ke kampung halaman untuk bertani dan membangun kampung halaman.“Kita juga telah memberikan Holis Asuransi agar petani bisa nyaman dalam bekerja dan memiliki jaminan pertanian. Melalui asuransi, petani akan dapat ganti rugi jika kebun kopi mereka rusak akibat bencana alam ataupun serangan hama,”katanya.Suharyono mengatakan, pihaknya membutuhkan dukungan Pemprov Jambi menyediakan infrastruktur (penampungan produksi) kopi Robusta di Kabupaten Merangin hingga enam bulan mendatang. Infratruktur itu penting agar Koperasi Alko Kerinci membantu pemasaran kopi Merangin.Baca Juga :  ALKO Introduces Specialty Arabica Kerinci Coffee to the China MarketPertahanakan KualitasSementara itu Al Haris pada kesempatan tersebut mengatakan petani kopi Kerinci harus bisa meningkatkan kualitas produk olahan kopi unggul Kerinci guna mempertahankan pasar di luar negeri. Peningkatan kualitas kopi sangat mendukung kelanggengan ekspor kopi Kerinci ke beberapa negara yang selama ini menjadi pasar utama kopi Kerinci, yakni Norwegia, Mesir, Taiwan dan Amerika Serikat.“Saya mengajak para petani dan koperasi kopi di Kerinci agar terus mempertahankan kualitas kopi Kerinci. Hal ini penting agar pemasaran kopi Kerinci semakin luas di pasaran internasional. Kopi Kerinci sudah menembus pasar ekspor ke Norwegia, Mesir, Taiwan dan Amerika Serikat. Pasar luar negeri tersebut haris dipertahankan,”katanya.Menurut Al Haris, kopi Kerinci jenis Arabica yang dikembangkan petani dan Koperasi Alko Kerinci sudah diolah dengan baik. Pengolahan kopi unggul Kerinci tersebut dibantu koperasi dengan sarana prasarana pengolahan yang memadai, sehingga menghasilkan kualitas kopi yang baik. Kualitas kopi Kerinci tidak diragukan lagi. Saat ini petani Kerinci sudah mengekspor kopi ke berbagai negara.“Kita harus terus mempertahankan kualitas kopi Kerinci ini. Dengan demikian kopi Kerinci, Jambi bisa menjadi kopi pilihan terbaik di tingkat dunia. Pertanian dan pengolahan kopi Kerinci sudah terintegrasi dengan baik. Penanaman kopi yang dilakukan petani, pengolahan kopi yang dilakukan koperasi dan ekspor kopi Kerinci yang dilakukan eksportir sudah tertata dan terprogram dengan baik, sehingga kualitas kopi Kerinci tetap terjaga,”katanya.Al Haris mengatakan, terintegrasinya pertanian, pengolahan dan perdagangan atau ekspor kopi Kerinci dapat mencegah hal hal yang tidak diinginkan. Misalnya pencatutan nama kopi Kerinci di daerah lain. Jadi kopi Kerinci harus tetap mempertahankan kualitas dan trade mark (merek dagang). Meskipun ekspor kopi Kerinci dalam bentuk bahan mentah, namun dalam pengemasan tetap memakai nama kopi Kerinci.Baca Juga :  ALKO在中国市场推出阿拉比卡葛林芝特色咖啡“Saat ini Kerinci, Jambi baru berhasil mengekspor kopi jenis Arabica. Ke depan saya menginginkan kopi jenis Liberika yang berasal dari Jambi juga bisa memiliki pangsa pasar tersendiri. Tentunya tiap jenis kopi pasti ada penikmatnya,”katanya.Dikatakan, pengembangan sentra produksi kopi di Kabupaten Kerinci terus berlangsung.Pengembangan perkebunan kopi penting untuk mampu menyerap banyak tenaga kerja dan membantu mengurangi angka pengangguran. Pengembangan sentra produksi kopi di Kerinci dan daerah lain di Jambi harus terus berjalan guna memberikan dampak yang positif bagi masyarakat dan perekonomian Provinsi Jambi.“Kedepannya kita akan mencoba memadukannya perkebunan dan pengolahan kopi dengan program Dua Miliar Satu Kecamatan (Dumisake) Jambi guna meningkatkan perkebunan dan ekspor,”katanya.Sementara itu, seusai meninjau pengolahan kopi Koperasi Alko Kerinci, Al haris juga meninjau sentra perkebunan tebu di Desa Sungai Asam Kecamatan Kayu Aro Barat Kabupaten Kerinci yang memiliki luas areal lebih kurang 1.800 hektar.Menurut Al Haris, Pemprov Jambi juga akan membantu pengembangan perkebunan tebu di Kerinci karena pangsa pasarnya juga cukup menjanjikan. Produksi perkebunan tebu Kerinci yang cukup luas sudah memiliki pangsa pasar. Para petani tebu di Kerinci hanya membutuhkan sarana dan prasarana pertanian dan pengolahan tebo.“Kami akan berusaha membantu menangani permasalahan tersebut. Sentra perkebunan tebi di Kerinci diharapkan tetap eksis. Petani tetap menanam tebu, jangan beralih ke tanaman lain. Dengan demikian produksi tebu Kerinci bisa memenuhi permintaan pasar secara konsisten,”katanya. (SPnews/Radesman Saragih).Sumber: https://suarapembaruan.news/2022/01/17/kopi-kerinci-tembus-pasar-amerika-serikat-dan-mesir/ Penyunting: Jefri Afriadi

Read More  

Admin Alko | 29/07/2023

ALKO在中国市场推出阿拉比卡葛林芝特色咖啡

在今天由印度尼西亚共和国外交部举办的、面向中国市场的2021年印尼咖啡线上推介会上 -- PT Alko Sumatra Kopi首席执行官Suryono Bagas Tani向来自中国的潜在买家介绍了卓越的阿拉比卡葛林芝特色咖啡。印尼占碑2021年3月1日 /美通社/ -- 在今天由印度尼西亚共和国外交部举办的、面向中国市场的2021年印尼咖啡线上推介会上 -- PT Alko Sumatra Kopi(ALKO)首席执行官Suryono Bagas Tani向来自中国的潜在买家介绍了卓越的阿拉比卡葛林芝特色咖啡。 ALKO旨在帮助咖啡种植农户提高生产能力,增加其主要收入。目前,ALKO已帮扶来自葛林芝火山周边各地24个村庄的600多名阿拉比卡咖啡种植户。ALKO与全球区块链公司EMURGO合作,开发了咖啡溯源技术,可以追溯咖啡从田间采摘、烘焙到咖啡馆中制作的整个历程。这项技术已被Noka Coffee、Khasta和Blue Korintji等本地烘焙商或咖啡馆,以及来自法国、日本和马来西亚的国际买家采用近一年。据Suryono介绍,除了提供更好的客户体验,上游区块链对于确保农户持续生产高品质的咖啡豆至关重要。Suryono还表示:“我们赋能了600多个农户,如果有买家对产品质量不满意,如今我们可以立即找到问题的根源,并与农户和烘焙师一起进行改进。区块链对提高生产力以及维持咖啡豆的品质非常有帮助。众所周知,印尼咖啡被誉为世界上风味最好的咖啡之一。作为世界第四大咖啡生产国,在过去的十年里,印尼咖啡行业通过各种方式改善营商模式。2019年,印尼咖啡出口额已超过8.33亿美元。印尼和中国建立了全面战略合作伙伴关系,中国是印尼特色咖啡在美国、德国、澳大利亚之外的又一潜在市场。印尼驻中国和蒙古国大使Djauhari Oratmangun在其主题演讲中说道:“这一切都始于星巴克1999年在北京开设分店。从那时起,中国咖啡消费量年增长率达30%,远高于全球每年仅2%的增速。电商销售也极大地推动了特色咖啡在中国市场的渗透。”本次印尼咖啡线上推介会是2020/2021印尼咖啡外交运动的一部分,也为2021年3月24日的线上商务对接会预热,印尼外交部、印尼特色咖啡从业者、印尼商会(INACHAM)和中国大陆的咖啡协会将参与其中。关于ALKO年产350吨优质阿拉比卡葛林芝特色咖啡豆可供出口ALKO已取得咖啡与种植农公平惯例准则(C.A.F.E.)实践证书,并拥有向全球大型咖啡连锁店供应阿拉比卡葛林芝特色咖啡豆的权利服务新西兰、美国、英国、挪威、日本、马来西亚、法国、俄罗斯、阿联酋等地的数十家咖啡烘焙商设立ALKO学院奖学金,资助农家子弟到指定的大学学习农商业知识ALKO发起“垃圾银行”计划,邀请所有攀登葛林芝火山的人用1公斤垃圾换取100克咖啡豆消息来源:https://www.prnasia.com/story/309905-1.shtml

Read More  

Admin Alko | 29/07/2023

ALKO Introduces Specialty Arabica Kerinci Coffee to the China Market

JAMBI, Indonesia, Feb. 26, 2021 /PRNewswire/ -- In the Virtual Indonesian Coffee Promotion 2021 for China market held by the Ministry of Foreign Affairs of the Republic of Indonesia today - CEO of PT Alko Sumatra Kopi (ALKO) Suryono Bagas Tani introduced the excellence of Specialty Arabica Kerinci coffee to potential buyers from the People's Republic of China.ALKO was established to provide assistances to coffee farmers to increase their production capacity as the main income. Currently ALKO develops more than 600 Arabica coffee farmers from 24 villages all over Mount Kerinci.Collaborating with a global blockchain company, EMURGO, ALKO has developed coffee traceability technology that can trace coffee journey from harvesting in the fields, roasting, to serving in cafes. This technology has been implemented in local roasters / cafes such as Noka Coffee, Khasta, and Blue Korintji, as well as international buyers from France, Japan and Malaysia for almost a year now.According to Suryono, in addition to a better customer experience, in the upstream blockchain is crucial for farmers in maintaining the quality of their coffee beans. "With more than 600 farmers that we empower, if there are buyers who are not satisfied with the quality of the product, now we can immediately find the root of the problem and make improvements both with farmers and roasters. Blockchain is very helpful in increasing productivity and maintaining the quality of coffee beans," said Suryono.The taste of Indonesian coffee is known to be one of the best in the world. As the world's 4th largest coffee producer, in the past decade, the Indonesian coffee industry has initiated various improvements on business practices. In 2019, Indonesia's coffee export value has achieved more than US$ 833 Million.Indonesia and China are strategic and comprehensive partners and China is one of the potential markets for Indonesian Specialty coffee beside the United States, Germany, and Australia."It all started back in 1999, when Starbucks opened their first outlet in Beijing. Since then, China coffee consumption grows 30% per year, way higher compared to the world's, which is only 2% per year. Online sales have greatly boosted penetration of the Specialty coffee market in China," said Djauhari Oratmangun, Indonesian Ambassador to the People's Republic of China and Mongolia, on his keynote speech.This Virtual Indonesian Coffee Promotion is a part of the Indonesia Coffee Diplomacy Campaign 2020 / 2021 and is a preliminary to the Virtual Business Matching on March 24th, 2021, which will involve the Indonesia's Ministry of Foreign Affairs, Indonesia Specialty coffee business practitioners, INACHAM, and Mainland China Coffee Associations.About ALKO:350 tons annual production capacity of export quality Specialty-grade Arabica Kerinci coffee beans.ALKO has achieved the Coffee and Farmer Equity (C.A.F.E.) Practice Certificate and possesses and exclusive rights to supply Specialty Arabica Kerinci beans to the world's larges coffee chains.Serving dozens of Roasters in New Zealand, USA, UK, Norwegia, Japan, Malaysia, France, Russia, and United Arab Emirates.ALKO Academy Scholarship for the kids of farmers to learn agribusiness in selected Universities.ALKO initiated "Trash Bank" program, inviting all Mount Kerinci climbers to trade 1 kilogram of trash they found on the mountaint with 100 grams of coffee beans.  Source: https://en.prnasia.com/releases/apac/alko-introduces-specialty-arabica-kerinci-coffee-to-the-china-market-309740.shtmlPenyunting: Jefri Afriadi

Read More  

Admin Alko | 29/07/2023

BNI Boyong Pengusaha Kopi Lokal RI ke Ajang London Coffee Festival

Jakarta - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI memboyong pengusaha-pengusaha kopi lokal Indonesia ke London Coffee Festival (LCF) 2023. Para pengusaha ini membawa beragam jenis kopi dari daerahnya masing-masing ke acara yang digelar di The Truman Brewery, London pada 20-23 April 2023.Adapun langkah ini dilakukan untuk memperkenalkan beragam jenis kopi Indonesia yang bisa memperkaya varian kopi dunia kepada pasar internasional. Hal ini juga merupakan wujud komitmen BNI dalam memberikan dukungan penuh kepada pengusaha Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk berkarya di kancah global.Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menjelaskan pihaknya bekerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPW BI) London. BNI Kantor Cabang Luar Negeri (KCLN) London pun berpartisipasi dalam festival tersebut.5 Kiat Jitu Kembangkan Bisnis UMKM, Bisa Punya Banyak Cabang!Menurutnya, BNI akan memanfaatkan kegiatan ini sebagai bagian dari promosi UMKM Mitra Binaan BNI. Yakni dengan memperkenalkan jenis-jenis kopi unggulan Indonesia kepada calon pembeli dari luar negeri."Kami bersyukur karena animo dalam pameran sangat baik. Kami harap ajang ini dapat menjadi branding bagi UMKM binaan dan juga BNI Xpora untuk dikenal secara global," kata Okki dalam keterangan tertulis, Jumat (28/4/2023).Ia menjelaskan pameran ini merupakan acara terbesar di Inggris yang dapat menarik perhatian pembeli, serta memberikan peluang untuk melakukan business matching. Melalui BNI Xpora, pelaku UMKM dapat meningkatkan kapasitas bisnis.Sebagai informasi, LCF merupakan pameran industri kopi tahunan terbesar di Inggris. Ajang ini menjadi media bagi negara produsen dan pelaku bisnis kopi untuk mempromosikan produk dan turunannya.Momentum Ramadan dan Lebaran, Antiribet dengan Tapcash BNIGelaran ini diikuti oleh 250 lebih peserta dengan lebih dari 30 ribu pengunjung. Dalam gelaran ini, BNI mengirimkan produk-produk kopi dari beberapa daerah di Indonesia, antara lain Kopi Ulubelu - Robusta Lampung, Kopi Ataly - Arabika Flores Bajawa, Kopi Gujji - Robusta Bali, Kopi Kojal - Liberika Kayong, Robusta Bahenap dan Robusta Kensury, Kopi Radjea - Arabika Jambi, Kopi Citra Wangi - Robusta Pontianak, Kopi Alko - Arabika Kerinci, Kopi Catur - Simalungun, dan Kopi Pansi - Jambi.Okki mengungkapkan produk kopi asal Indonesia ini sudah melayani pasar ekspor ke beberapa negara. Misalnya, Kopi Ulubelu - Robusta Lampung yang telah diekspor ke Amerika Serikat (AS), Jepang, Belanda, Jerman, Italia, dan Timur Tengah.Selain itu, Kopi Ataly asal Ciputat, Tangerang Selatan juga memiliki produk unggulan Arabika Flores Bajawa yang telah diekspor ke Hong Kong. Sejak tahun 2019 hingga sekarang, produsen ini juga telah mengekspor biji kopi ke Korea."Ini merupakan bukti nyata bahwa kopi-kopi Indonesia memang diminati oleh banyak negara karena kualitasnya sudah terbukti baik. Harapannya semoga kopi-kopi Indonesia bisa mendunia," pungkasnya.(fhs/ega)Sumber  artikel , "BNI Boyong Pengusaha Kopi Lokal RI ke Ajang London Coffee Festival" selengkapnya https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-6695058/bni-boyong-pengusaha-kopi-lokal-ri-ke-ajang-london-coffee-festival.Penyunting : Jefri Afriadi

Read More  

Admin Alko | 29/07/2023

Segera hubungi kami untuk kerjasama!

Get Started WhatsApp

Lokasi

Kantor:

Jl. Batang Sangir, no.15, rt.04, Batang Sangir, Kayu Aro, Kerinci, Jambi 37163

Gudang:

Jl Raya Sungai Sikai, No 15 RT 04 desa Sungai Sikai, kec. Gunung Tujuh, Kab. Kerinci, Jambi 37063

Lokasi

Kantor:

Jl. Batang Sangir, no.15, rt.04, Batang Sangir, Kayu Aro, Kerinci, Jambi 37163

Gudang:

Jl Raya Sungai Sikai, No 15 RT 04 desa Sungai Sikai, kec. Gunung Tujuh, Kab. Kerinci, Jambi 37063

© 2021 ALKO - All Rights Reserved.