
Kerinci, 19 Agustus 2024 โ Seminar Internasional Bagian-8 bertajuk "Petani Kopi Go Global" sukses digelar di Pelangi Cafรฉ, Giri Mulyo, Kerinci. Acara yang diselenggarakan oleh ALKO Academy ini menghadirkan para narasumber terkemuka yang memberikan wawasan berharga tentang peluang dan tantangan bagi kopi Kerinci di pasar internasional. Yg di lakukan online dna ofline.
Acara ini dibuka dengan sambutan hangat dari Erna Yunita, selaku Direktur Alko Akademy dan juga moderator acara, yang menekankan pentingnya membangun konektivitas global bagi para petani kopi Kerinci agar dapat bersaing di kancah internasional. Erna Menyampaikan Tunjuan acara ini adalah ingin membuka wawasan petani tentang penting nya mengetahui Posisi kopi Indonesia khusus dari Kerinci untuk dapat di terima secara Global serta menyoroti pentingnya kerjasama dan inovasi untuk meningkatkan kualitas dan nilai tambah kopi lokal serta dapat menumbuhkan semangat para Petani. Juga ingin mengetahui sejarah perjalanan kopi kerinci koperasi ALKO yang saat ini sdh masuk lebih di 16 negara Asia, Eropa dan juga Usa

Pembicara pertama Syafrudin, mantan Ketua Specialty Coffee Association of Indonesia (SCAI), dan Wakil Dekopi berbagi pandangan mengenai perkembangan industri kopi specialty di Indonesia dan pentingnya penguatan komunitas petani serta peningkatan standar produksi untuk memenuhi kebutuhan pasar specialty global. Menurut nya perhatian Dekopi menekankan tentang keberlanjutan pertanian kopi secara nasional yang harus terus di tingkatkan. Keunikan kopi setiap daerah menjadi nilai jual tinggi namun perhatian di kuantitas dan kualitas untuk keberlanjutan jg sangat penting, koperasuli alko harus terus meningkatkan dampak positif kopi ini lebij besar lagi.
Saya Miyazaki buyer Kopi dari Uminomukou Coffee, Jepang, memaparkan tren kopi specialty di Jepang serta bagaimana kopi Kerinci sejak 2020 sdh menerapkan proses transparansi tracebility untuk mengetahui proses dari petani, waktu panen sampai ke proses roasting di Cafe Uminomuko Uno di jepang dan sebagai buyer selalu bersama membangun komunikasi yg baik untuk terus meningkatkan kualitas serta dapat memenuhi ekspektasi konsumen Jepang yang sangat memperhatikan kualitas, Perhatian terhadap lingkungan, tracebility dan juga fair trade juga menjadi
Kontribusi ALKO dalam isu pemberdayaan perempuan di industri kopi global.

Agung Wibowo, senior advisor Koperasi ALKO, memaparkan secara detail tetang pentingnya penguatan setiap peran dari rantai pasok (suplay chain) kopi yg sdh ditampilkan didalam apalikasi tracebility alko. Agung juga menekannya peran penting wanita dalam industri kopi. Ia menyoroti bahwa 45% dari kegiatan trading ALKO melibatkan wanita dalam posisi kunci seperti manajemen, pengembangan teknologi traceability, dan pengambilan keputusan. Agung juga menjelaskan kontribusi ALKO dalam isu pemberdayaan perempuan di industri kopi global. Alko terus dikawal dalam pengembangan pertanian sustainblenya dan penguatan di isu Social, eviromental dan ekonomi dalam pengebangnnya kedepan.
Bagas Hapsoro menyampaikan isu terkait EUDR dan standar lingkungan yang harus diperhatikan dalam dunia perkopian untuk pasar global. Bagas menekankan bahwa ALKO telah melakukan berbagai kegiatan empowering, sustainability, dan transparansi traceability sejak 2020, menjadikannya keunggulan yang unik ALKO dalam bersaing dan diterima di pasar internasional.
Menuritnya, Indonesia memiliki keistimewaan pada kopi spesialtinya, mengingat single origins yang terbanyak di dunia, pengakuan terhadap indikasi geografis (IG) nya. Kopi tidak sekedar komoditi namun memiliki nilai kebudayaan dan ekosistem yang erat.
Untuk itu di dalam negeri perlu diteruskan cara-cara yang inovatif dengan kolaborasi yang erat antara pemerintah, pengusaha dan akademisi agar kopi spesialti Indonesia tetap unggul.
Pemerintah perlu menambah modal, insentive, memberikan pembinaan, pendampingan dan pelatihan usaha dengan coffee experts dalam ekosistem kopi.

CEO ALKO, dalam presentasinya, menjelaskan perjalanan sejarah kopi ALKO, dimulai dengan bimbingan dari *Prof. Msnardumi Moenir, aktivis lingkungan dan founder AlKO mengajarkan tentang perlu nya petani dan pelaku usaha paham tantang ekosistem dan jasa alam, tokoh umkm Nasional Budi Satria Isman membimbing alko dalam membangun bisnis berkelanjutan dan sehat Prof. Surep Mawardi, yang dikenal sebagai Bapak Kopi Indonesia. Prof. Mawardi telah memberikan pelatihan intensif tentang budidaya kopi dan melakukan kunjungan langsung ke petani Kerinci peran besar Surip yg membawa kopi kerinci ke pasar USA dan masuk di ritail kopi terbesar dunia, ada Pak **Syafrudin* berperan sebagai pintu awal dalam membawa kopi ALKO masuk ke pasar Eropa dan Amerika Serikat pada tahun 2019, sementara *Pak Agung* memberikan bimbingan dalam pengembangan agroforestry. Selain itu, peran para duta besar yang terus membantu mempromosikan kopi ALKO juga sangat signifikan.
Perwakilan Buyer, USA dalam Diskusi juga turut serta membahas prospek ekspor kopi Kerinci ke Amerika Serikat, menekankan pentingnya keberlanjutan dan keterlacakan dalam rantai pasok kopi, yang menjadi perhatian utama bagi pembeli internasional dan kualitas kopi kerinci yang harus di jaga.
Seminar yang berlangsung dari pukul *09:00 AM hingga 02:00 PM acara ini di dukung oleh bank resona, dan BRI Sungai Penuh. Acara diisi dengan sesi tanya jawab interaktif, di mana peserta, sebagian besar petani kopi dan pelaku usaha kopi lokal, dapat berdiskusi langsung dengan narasumber. Antusiasme peserta terlihat jelas dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan, terutama terkait strategi masuk ke pasar internasional.
Acara ini diakhiri dengan pesan inspiratif dari penyelenggara, ALKO Academy, yang mengajak seluruh petani kopi di Kerinci untuk terus berinovasi dan beradaptasi agar kopi Kerinci dapat mendunia. Dan mengajak lebih aktif petani dalam penerapan kopi berkelanjutan dalam budidaya dan keberlanjutan dalam penerapan teknology tracebility berbasis blockchain yg terus dinmkembangkan oleh ALKO.