Jakarta – [25 Mei ], 2025
PT ALKO Sumatra Kopi (ALKO) resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) strategis dengan Greenloot, perusahaan global di bidang pertanian berkelanjutan, untuk mengembangkan ekosistem kopi spesialti berbasis traceability yang mencakup petani dari Brasil, Etiopia, dan Asia Tenggara. Kolaborasi ini juga mencakup pembukaan ALKO Traceability Hub di Dubai sebagai titik konektivitas strategis menuju pasar Uni Eropa (UE).
Melalui kemitraan ini, Greenloot akan mengintegrasikan rantai pasok petaninya ke dalam platform digital Qthingx_Trace (https://qthingx.com/#features), dari pengembang untuk menjamin transparansi, keberlanjutan, dan kepatuhan terhadap standar global, termasuk EU Deforestation Regulation (EUDR).
"Kami percaya kolaborasi ini akan memperkuat posisi kopi berkelanjutan Indonesia dan dunia dalam rantai pasok global berbasis teknologi dan integritas," ujar Suryono, CEO ALKO.
Sebagai bagian dari kesepakatan, Greenloot juga meminta pengembangan dashboard khusus di dalam Qthingx untuk memantau kinerja dan aktivitas petani mereka secara real-time, dari proses budidaya hingga pascapanen. ALKO akan mengembangkan antarmuka pengguna yang disesuaikan dengan prinsip kedaulatan data dan pemberdayaan petani digital.
"Kami meyakini masa depan industri kopi ada pada kolaborasi lintas-negara yang transparan dan didukung teknologi. Bersama ALKO, kami siap membawanya ke level global," ujar Youssef Benalla, CEO Greenloot.
Melalui kolaborasi ini, kopi spesialti dari Brasil, Etiopia, dan Sumatra akan terhubung langsung ke pasar-pasar global yang membutuhkan jejak asal (origin verification), keberlanjutan, dan ketertelusuran rantai pasok secara menyeluruh.
Tentang PT ALKO Sumatra Kopi (ALKO)
PT ALKO Sumatra Kopi (ALKO) adalah eksportir utama kopi spesialti berbasis di Kerinci, Jambi, Indonesia, yang menaungi lebih dari 3.000 petani kecil. ALKO dikenal karena praktik pertanian regeneratif, perdagangan berkeadilan, dan penerapan blockchain traceability melalui platform digital Qthingx_Trace.
ALKO berkolaborasi dengan koperasi petani, lembaga internasional seperti WWF dan Fair Trade, serta pemerintah daerah dalam mengembangkan pemetaan lahan bebas deforestasi, kalkulasi jejak karbon, dan dashboard keberlanjutan. ALKO juga mempelopori program '1 Kg Sampah Tukar 1 pcs Kopi' untuk mendukung ekonomi sirkular dan pelestarian lingkungan.
Sebagai integrator ekosistem traceability kopi Indonesia, ALKO menjembatani petani kecil dengan pasar global yang menuntut standar tinggi akan kualitas, keberlanjutan, dan transparansi.
Informasi Lebih Lanjut
Email: info@alko.id
Web: www.alko.id | https://qthingx.com/#features
ALKO Traceability Hub – Dubai (Launching 2025)