Aulia Syarifa
Penyuluhan Pertanian
Fakultas Pertanian
Universitas Andalas
Ada banyak hal yang saya temukan selama menjalani magang di PT ALKO Sumatra Kopi. Bukan hanya tentang kopi, proses pengolahan, maupun dunia kerja, tetapi juga tentang bagaimana sebuah lingkungan kerja dapat menjadi ruang untuk belajar, bertumbuh, dan menemukan pengalaman-pengalaman baru yang mungkin tidak pernah saya bayangkan sebelumnya.
Salah satu pengalaman yang paling berkesan adalah ketika saya berkesempatan mengikuti pelatihan pengolahan sampah anorganik. Dalam kegiatan tersebut, kami belajar memanfaatkan limbah kemasan Masako yang sudah tidak terpakai untuk diubah menjadi sebuah produk yang memiliki nilai guna, yaitu tas. Dari sesuatu yang sebelumnya dianggap sebagai sampah, kami belajar menciptakan sesuatu yang dapat kembali digunakan. Sederhana, tetapi memiliki makna yang begitu besar.
Kegiatan ini menyadarkan saya bahwa nilai sebuah benda tidak selalu berakhir ketika fungsi awalnya selesai. Dengan kreativitas, keterampilan, dan kepedulian, sesuatu yang dianggap tidak berguna dapat diberikan kesempatan kedua untuk menjadi sesuatu yang bernilai. Begitu pula dengan sampah—ketika dikelola dengan baik, ia bukan hanya persoalan lingkungan, tetapi juga dapat menjadi peluang untuk menciptakan karya dan nilai ekonomi.
Yang membuat pengalaman ini semakin berharga adalah kesempatan yang diberikan kepada saya untuk turut memandu jalannya acara. Berdiri di depan peserta, mengatur alur kegiatan, menyampaikan informasi, dan memastikan acara berjalan dengan baik menjadi pengalaman yang secara perlahan membangun keberanian dalam diri saya. Mungkin bagi sebagian orang hal tersebut terlihat sederhana, tetapi bagi saya, kesempatan itu menjadi salah satu ruang untuk keluar dari zona nyaman dan belajar mempercayai kemampuan diri sendiri.
Saya bersyukur karena selama berada di PT ALKO Sumatra Kopi, saya tidak hanya ditempatkan sebagai seseorang yang datang untuk belajar tentang pekerjaan, tetapi juga diberikan kesempatan untuk terlibat dalam berbagai kegiatan. PT ALKO Sumatra Kopi bagi saya bukan sekadar tempat melaksanakan kewajiban magang, melainkan tempat di mana saya mendapatkan banyak pelajaran tentang kerja sama, tanggung jawab, kreativitas, kepedulian terhadap lingkungan, hingga keberanian untuk mengambil peran.
Di tengah kesibukan dan berbagai aktivitas selama magang, saya semakin memahami bahwa keberhasilan sebuah perusahaan tidak hanya diukur dari produk yang dihasilkan, tetapi juga dari nilai yang mampu diberikan kepada lingkungan dan masyarakat di sekitarnya. PT ALKO Sumatra Kopi menunjukkan bahwa dunia usaha dapat berjalan beriringan dengan kepedulian sosial dan lingkungan. Hal tersebut menjadi salah satu hal yang membuat pengalaman magang saya terasa semakin bermakna.
Bagi saya, pelatihan pengolahan sampah ini bukan sekadar tentang membuat tas dari kemasan bekas. Lebih dari itu, kegiatan ini mengajarkan tentang cara melihat sesuatu dari sudut pandang yang berbeda: bahwa di balik sesuatu yang dianggap tidak bernilai, selalu ada kemungkinan untuk menciptakan nilai baru.
Dan mungkin, begitulah perjalanan magang saya di PT ALKO Sumatra Kopi. Saya datang untuk belajar, tetapi justru pulang membawa jauh lebih banyak hal—pengalaman, keberanian, keterampilan, relasi, dan cerita yang akan saya ingat. Setiap kegiatan menjadi bagian kecil dari proses panjang dalam membentuk diri saya.
Karena pada akhirnya, magang bukan hanya tentang apa yang kita kerjakan, tetapi tentang siapa diri kita setelah melewati semua pengalaman itu. Dan PT ALKO Sumatra Kopi telah menjadi salah satu tempat yang memberi saya ruang untuk tumbuh, mencoba, berkontribusi, dan belajar bahwa setiap pengalaman, sekecil apa pun, selalu memiliki nilai ketika kita mampu memaknainya.