Eksport Kopi Arabika Specialty Kerinci ke Amerika Serikat dengan Teknologi Blockchain di Awal Tahun 2025

Admin Alko |

Eksport Kopi Arabika Specialty Kerinci ke Amerika Serikat dengan Teknologi Blockchain di Awal Tahun 2025


Kerinci, Januari 2025 – Koperasi ALKO Sumatra Kopi kembali mencatat sejarah dengan melakukan ekspor perdana di tahun 2025. Dua Kontainer Pertama Kopi Arabika Specialty asal Kerinci berhasil diberangkatkan menuju Royal Coffee, yang berlokasi di Oakland, California, USA dan New York. Proses ekspor ini menggunakan teknologi Traceability Blockchain, yang menjamin transparansi dan keberlanjutan dalam rantai pasok kopi.


Keberangkatan ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan industri kopi specialty di Indonesia, khususnya di Sumatera. Kopi Kerinci telah lama dikenal karena cita rasanya yang unik dan kualitas yang konsisten, membuatnya menjadi salah satu kopi premium yang diminati di pasar global. Dengan ekspor kali ini, Koperasi ALKO memperkuat posisinya sebagai pemain utama dalam industri kopi specialty.


Implementasi teknologi blockchain adalah langkah maju dalam menjawab kebutuhan pasar internasional akan transparansi. Teknologi ini memungkinkan setiap tahap proses, mulai dari penanaman, panen, hingga pengemasan, dapat ditelusuri dengan mudah. Dengan demikian, para pembeli seperti Royal Coffee di Amerika Serikat dapat memastikan bahwa kopi yang mereka terima memenuhi standar kualitas dan keberlanjutan.


Royal Coffee, salah satu importir kopi ternama di Amerika Serikat, memilih Kopi Kerinci untuk memenuhi permintaan pasar yang semakin meningkat akan kopi specialty. Selain di New York Lokasi mereka di Oakland, California, merupakan pusat distribusi strategis yang melayani berbagai kafe dan roaster premium di seluruh wilayah Amerika Utara. Kepercayaan dari Royal Coffee ini menjadi bukti pengakuan atas kualitas Kopi Kerinci di panggung global./

Proses ekspor ini tidak terlepas dari kolaborasi antara Koperasi ALKO dengan mitra-mitra strategis seperti Sabani Coffee, QThink-X Traceability Apps, dan Konaglo Communities. Sinergi ini memungkinkan implementasi sistem blockchain yang canggih, memastikan data yang akurat dan terpercaya sepanjang rantai pasok. Kolaborasi ini juga menunjukkan komitmen bersama untuk mendukung petani lokal dalam mengakses pasar internasional.

Kopi Arabika Specialty Kerinci yang diekspor ini berasal dari kebun-kebun yang dikelola oleh petani lokal dengan praktik-praktik yang berkelanjutan. Setiap biji kopi dipanen secara selektif untuk memastikan hanya buah terbaik yang diolah. Proses ini tidak hanya meningkatkan kualitas, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi para petani.

Keberhasilan ekspor ini menjadi bukti nyata dari upaya Koperasi ALKO untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan kebutuhan pasar. Teknologi traceability blockchain memberikan nilai lebih bagi konsumen, yang kini semakin peduli pada asal-usul produk yang mereka konsumsi. Hal ini juga mendukung agenda keberlanjutan global dengan memastikan bahwa proses produksi tidak merusak lingkungan.

Kopi Kerinci telah mendapatkan berbagai sertifikasi internasional yang menjadi bukti komitmen terhadap kualitas dan keberlanjutan. Mulai dari sertifikasi organik hingga fair trade, semua ini memberikan jaminan tambahan bagi para pembeli internasional. Sertifikasi ini juga membantu memperkuat daya saing Kopi Kerinci di pasar global.

Royal Coffee di Oakland dikenal sebagai importir yang selektif dalam memilih mitranya. Mereka hanya bekerja dengan pemasok yang dapat menjamin kualitas, transparansi, dan keberlanjutan. Dengan menjalin kerja sama dengan Koperasi ALKO, Royal Coffee menunjukkan kepercayaan yang besar pada produk Kopi Kerinci dan sistem yang mendukungnya.

Ekspor kali ini juga menjadi contoh bagaimana teknologi dapat membantu memajukan industri tradisional seperti kopi. Dengan blockchain, informasi seperti asal kopi, metode pengolahan, dan dampak lingkungan dapat diakses dalam hitungan detik. Hal ini tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga memberikan kepercayaan lebih kepada konsumen.

Keberangkatan satu kontainer Kopi Kerinci ini menjadi awal yang baik di tahun 2025 bagi Koperasi ALKO. Mereka berharap ekspor ini dapat membuka peluang lebih besar di pasar internasional, tidak hanya di Amerika Serikat, tetapi juga di negara-negara lain yang menghargai kopi berkualitas tinggi.

Kopi Kerinci memiliki karakteristik rasa yang unik, dengan aroma floral, acidity yang seimbang, dan aftertaste yang manis. Karakteristik ini menjadikannya pilihan favorit bagi para penikmat kopi specialty. Dengan ekspor ini, Koperasi ALKO ingin memperkenalkan rasa  khas ini kepada lebih banyak orang di seluruh dunia.

Penggunaan teknologi blockchain juga membantu meningkatkan nilai jual Kopi Kerinci. Konsumen di pasar global kini semakin menghargai produk yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga memiliki cerita di baliknya. Blockchain memungkinkan cerita tersebut diceritakan dengan cara yang transparan dan terpercaya.

Proses pengiriman ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari petani, koperasi, hingga perusahaan logistik. Semua pihak bekerja sama untuk memastikan bahwa kopi sampai di tujuan dengan kualitas terbaik. Kerja sama ini menunjukkan pentingnya sinergi dalam mendukung ekspor produk lokal.

Keberhasilan ini juga memberikan dampak positif bagi para petani di Kerinci. Dengan akses ke pasar internasional, mereka dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan. Hal ini sejalan dengan misi Koperasi ALKO untuk memberdayakan petani lokal dan meningkatkan kualitas hidup mereka. Di tengah persaingan global yang semakin ketat, keberhasilan ekspor ini menjadi motivasi bagi Koperasi ALKO dan mitranya untuk terus berinovasi. Mereka berkomitmen untuk menjaga kualitas dan keberlanjutan, sekaligus memperluas pasar untuk Kopi Kerinci.

Royal Coffee, sebagai mitra utama dalam ekspor ini, juga berperan penting dalam mempromosikan Kopi Kerinci di pasar internasional. Mereka telah bekerja dengan berbagai roaster dan kafe premium yang menghargai kualitas dan keunikan produk ini. Kerja sama ini diharapkan dapat terus berlanjut di masa depan. Sebagai salah satu kopi specialty terbaik dari Indonesia, Kopi Kerinci memiliki potensi besar untuk terus berkembang di pasar global. Ekspor ini hanyalah awal dari perjalanan panjang untuk membawa produk ini ke lebih banyak konsumen di seluruh dunia.

Koperasi ALKO juga berharap dapat menginspirasi koperasi lain di Indonesia untuk mengadopsi teknologi dan inovasi dalam mendukung ekspor. Dengan memanfaatkan teknologi seperti blockchain, koperasi dapat meningkatkan daya saing dan membuka peluang baru di pasar internasional. Di tengah tantangan seperti perubahan iklim dan fluktuasi harga pasar, teknologi blockchain memberikan solusi untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi. Dengan cara ini, industri kopi dapat lebih siap menghadapi tantangan di masa depan.


Dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah dan sektor swasta, Koperasi ALKO optimis bahwa ekspor Kopi Kerinci akan terus meningkat. Mereka berkomitmen untuk terus mendukung petani lokal dan menjaga kelestarian lingkungan melalui praktik-praktik yang berkelanjutan. Ekspor ini juga menjadi bagian dari upaya untuk memperkuat citra Indonesia sebagai produsen kopi berkualitas tinggi di pasar global. Dengan produk seperti Kopi Kerinci, Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi pemimpin dalam industri kopi specialty.

Keberhasilan ini menunjukkan bahwa dengan kerja keras, inovasi, dan kolaborasi, produk lokal dapat bersaing di pasar internasional. Kopi Kerinci adalah contoh nyata dari potensi besar yang dimiliki oleh produk-produk lokal Indonesia.

Dengan ekspor ini, Koperasi ALKO berharap dapat terus membawa dampak positif bagi komunitas lokal, sekaligus mengharumkan nama Indonesia di dunia internasional. Mereka berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas dan menjaga keberlanjutan, demi masa depan yang lebih baik bagi industri kopi Indonesia.

Share this :
Share this :

Blog

Other News recommendations for you

Blog

Other News recommendations for you

Kopi, dari Kebun hingga Pasar: Bagaimana QThink-X Membantu Membangun Ketertelusuran Kopi Berbasis Digital

QThinkX – Secangkir kopi memiliki perjalanan panjang sebelum sampai ke tangan konsumen. Di balik setiap biji kopi terdapat cerita tentang petani, kebun, proses panen, pengolahan, koperasi, hingga pembeli di pasar domestik maupun internasional.Namun, di tengah perubahan perdagangan global, kualitas rasa saja tidak lagi cukup. Pembeli semakin membutuhkan informasi yang jelas mengenai asal-usul kopi, siapa yang memproduksinya, bagaimana kopi dibudidayakan, dan bagaimana produk tersebut bergerak sepanjang rantai pasok.Bagi petani kecil dan kelompok tani hutan, tuntutan ini menghadirkan tantangan baru. Informasi yang selama ini tersimpan dalam catatan kelompok, ingatan petani, atau dokumen transaksi perlu dikelola menjadi data yang lebih terstruktur dan dapat ditelusuri.Di sinilah digitalisasi rantai pasok mulai memainkan peran penting.Dari Catatan Petani Menuju Data DigitalSelama bertahun-tahun, rantai pasok kopi banyak bergantung pada pencatatan manual. Informasi mengenai petani, lokasi produksi, volume panen, kualitas, dan transaksi sering kali tersebar di berbagai pihak.Kondisi tersebut membuat informasi asal-usul kopi tidak selalu mudah dikumpulkan ketika dibutuhkan oleh koperasi, eksportir, maupun pembeli.Melalui pengembangan QThink-X, ALKO mendorong pendekatan digital untuk memperkuat sistem ketertelusuran kopi. Pengembangan sistem ini telah dipersiapkan sejak 2017, sejalan dengan kebutuhan membangun rantai pasok yang lebih transparan dan terdokumentasi.QThink-X mengembangkan pendekatan pencatatan digital berbasis teknologi blockchain untuk mendukung pengelolaan informasi rantai pasok. Dengan sistem ini, data yang dicatat dapat menjadi bagian dari dokumentasi perjalanan produk, mulai dari tingkat produsen hingga proses perdagangan.Tujuannya bukan sekadar memindahkan catatan kertas ke aplikasi, tetapi membangun sistem informasi yang dapat membantu koperasi dan pelaku usaha memahami kondisi rantai pasok mereka.Ketertelusuran Bukan Hanya untuk PembeliBagi ALKO, data petani bukan hanya dibutuhkan untuk memenuhi permintaan pasar. Data juga dapat menjadi dasar pengambilan keputusan dalam pengembangan usaha koperasi dan pelayanan kepada anggota.Informasi produksi dapat membantu koperasi memahami kapasitas pasokan. Catatan kualitas dapat menjadi masukan untuk perbaikan proses pascapanen. Informasi asal produk dapat membantu memperkuat komunikasi dengan pembeli dan mendukung kebutuhan verifikasi rantai pasok.Pendekatan ini menjadi semakin penting ketika kopi berasal dari kawasan agroforestri dan wilayah yang memiliki keterkaitan dengan pengelolaan hutan.Dalam konteks tersebut, ketertelusuran dapat membantu menghubungkan informasi komoditas dengan lokasi produksi dan praktik pengelolaan lahan. Data yang terdokumentasi dengan baik dapat mendukung proses pemeriksaan dan pengambilan keputusan, meskipun verifikasi keberlanjutan tetap membutuhkan metode dan bukti yang sesuai.Menghubungkan Kopi Agroforestri dengan Pasar BerkelanjutanTantangan pengembangan kopi tidak berhenti pada produksi. Petani juga membutuhkan akses pasar, peningkatan kualitas, kelembagaan yang kuat, dan kemitraan dengan pembeli.Hal tersebut menjadi salah satu perhatian dalam Festival Kopi Forest Programme IV Tahun 2026 yang diselenggarakan pada 19–20 Oktober 2026 di Grand Town Hotel Maros, Sulawesi Selatan.Mengangkat tema “Kopi, Agroforestri, dan Penguatan Ekosistem Usaha KTH Menuju Pasar yang Berkelanjutan”, kegiatan ini mempertemukan pemerintah, kelompok tani hutan, koperasi, asosiasi kopi, dan pelaku usaha.Dalam agenda tersebut, ALKO mendapatkan ruang untuk berbagi mengenai Traceability Kopi sebagai Jaminan Kualitas dan Perlindungan Alam. Pembahasan ini menempatkan digitalisasi sebagai salah satu pendekatan untuk memperkuat hubungan antara petani, koperasi, dan pasar.Selain diskusi, kegiatan juga mencakup pengujian mutu fisik biji kopi, cupping, serta Bursa Kopi Forest Programme IV. Rangkaian tersebut memperlihatkan bahwa akses pasar membutuhkan lebih dari sekadar ketersediaan produk. Petani perlu memahami standar kualitas, kebutuhan pembeli, dan informasi yang menyertai produk mereka.Teknologi Harus Kembali Memberikan Manfaat kepada PetaniSalah satu tantangan dalam digitalisasi pertanian adalah memastikan teknologi tidak hanya menghasilkan data untuk kepentingan administrasi atau pembeli, tetapi juga memberikan manfaat bagi komunitas produsen.Data yang dikumpulkan di tingkat petani seharusnya dapat membantu koperasi mengidentifikasi kebutuhan anggota, memahami kapasitas produksi, memperbaiki kualitas, dan merencanakan pengembangan usaha.Karena itu, penerapan QThink-X perlu berjalan bersama penguatan kapasitas petani, pendampingan kelompok, dan kelembagaan koperasi. Teknologi akan memberikan nilai lebih ketika orang-orang yang berada di tingkat produksi dapat menggunakan informasi tersebut untuk mengambil keputusan.Bagi ALKO, digitalisasi dan keberlanjutan merupakan dua bagian yang saling terhubung dalam pengembangan ekosistem kopi. Ketertelusuran yang dibangun sejak tingkat petani diharapkan dapat memperkuat kepercayaan pasar sekaligus mendukung pengelolaan rantai pasok yang lebih bertanggung jawab.Dari Kebun ke Dunia, Membangun Masa Depan Kopi yang TransparanPerubahan pasar global membawa tantangan sekaligus peluang bagi kopi Indonesia. Asal-usul produk, kualitas, transparansi, dan praktik produksi yang bertanggung jawab semakin menjadi bagian penting dalam membangun hubungan perdagangan.Melalui ALKO dan pengembangan QThink-X, pendekatan yang dibangun adalah menghubungkan petani dengan sistem informasi rantai pasok yang lebih terstruktur, sehingga perjalanan kopi tidak berhenti pada transaksi penjualan, tetapi juga membawa informasi mengenai produsen dan wilayah asalnya.Pada akhirnya, ketertelusuran bukan hanya tentang mengetahui dari mana kopi berasal. Lebih jauh, ketertelusuran adalah tentang memberikan pengakuan terhadap petani, memperkuat kelembagaan produsen, membangun kepercayaan pembeli, dan membuka peluang ekonomi yang sejalan dengan perlindungan lingkungan.Dari kebun petani hingga pasar dunia, setiap biji kopi memiliki cerita. QThink-X membantu membangun cara agar cerita tersebut dapat terdokumentasi, ditelusuri, dan memberikan nilai bagi seluruh pelaku rantai pasok.Tentang ALKO dan QThink-XALKO merupakan ekosistem koperasi dan usaha kopi yang mengembangkan kemitraan dengan petani serta pelaku pasar. QThink-X merupakan platform digital yang dikembangkan untuk mendukung ketertelusuran dan transparansi rantai pasok melalui teknologi digital dan blockchain.Website: www.alko.id | qthinkx.io trace.qthinkx.io

Read More  

Admin Alko | 05/11/2026

ALKO Konsisten Ekspor Kopi Arabika Specialty Sumatra Berbasis Blockchain ke Pasar Amerika Serikat

Medan — Eksportir komoditas kopi nasional, ALKO Sumatra Kopi, terus memperkuat penetrasi pasar specialty coffee di kawasan Amerika Utara. ALKO secara konsisten mengirimkan kontainer kopi arabika specialty asal Sumatra berbasis teknologi traceability blockchain menuju Vancouver, Kanada, dan Amerika Serikat melalui Pelabuhan Belawan, Sumatera Utara.Pengiriman armada kargo bernomor lambung CAAU 242586 8 tersebut menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan dalam menerapkan transparansi rantai pasok (supply chain) digital serta pemenuhan standar regulasi pasar internasional.Dalam pengiriman ini, ALKO memberangkatkan puluhan ton biji kopi arabika mutu tinggi (specialty grade) yang dikemas dalam karung goni standar ekspor mitra internasional, Royal Coffee.Konsistensi aktivitas ekspor ini menandai bahwa produk agribisnis Indonesia mampu memenuhi standar ketat pasar global secara berkelanjutan. Pasar global saat ini tidak hanya menilai skor cita rasa (cupping score), tetapi juga menuntut kejelasan asal-usul, legalitas lahan, dan etika produksi. Pengiriman rutin berbasis teknologi blockchain ini menjadi langkah nyata kepatuhan terhadap standar pasar internasional sekaligus perlindungan terhadap petani lokal.Integrasi Teknologi Blockchain QThink-XGuna memenuhi tuntutan rantai pasok bebas deforestasi dan beretika, ALKO mengintegrasikan platform pencatatan digital QThink-X. Aplikasi berbasis blockchain ini mencatat seluruh rekam jejak pengolahan kopi secara terdesentralisasi dan tidak dapat diubah (immutable).Setiap kemasan karung goni 60 kilogram di dalam kontainer terhubung dengan data digital yang mencakup:Geolokasi Kebun: Koordinat presisi lahan tani untuk memastikan kopi tidak ditanam di kawasan hutan lindung.Identitas Kelompok Tani: Data pembudidaya lokal yang merawat dan memanen buah kopi.Catatan Pascapanen: Data teknis pengolahan, termasuk kadar air dan metode giling basah (wet hulled) khas Sumatra.Resi Logistik: Jejak alur angkut dari gudang konsolidasi hingga pemuatan kapal di Pelabuhan Belawan.Dengan adanya sistem ini, pihak importir maupun roaster di Vancouver dapat melakukan pemindaian kode digital untuk memverifikasi keabsahan produk secara real-time.Menjaga Mutu Maritim via Pelabuhan BelawanPerjalanan logistik lintas lautan yang dimulai dari Pelabuhan Belawan menuju Pelabuhan Vancouver membutuhkan penanganan teknis intensif. Untuk mencegah kerusakan mutu akibat perubahan suhu dan kelembapan lautan, ALKO melapisi setiap karung goni dengan kemasan kedap udara (hermetic bag).Langkah perlindungan ganda ini memastikan profil rasa (flavor profile) khas kopi Arabika Sumatra—seperti full body, keasaman seimbang, serta aroma rempah—tetap terjaga stabil hingga sampai di destination port.Hubungan kemitraan jangka panjang dengan institusi internasional seperti Royal Coffee menjadi indikator bahwa sistem kontrol kualitas (quality control) dan integritas data yang dibangun ALKO di Pelabuhan Belawan telah diakui secara global.Dampak pada Kesejahteraan Petani TapakPenerapan rantai pasok digital transparan ini memberikan dampak langsung pada ekonomi petani mitra di Sumatra. Dengan terpangkasnya rantai tengkulak yang tidak efisien, nilai tambah dari harga kopi specialty di pasar ekspor dapat dialokasikan kembali kepada petani dalam bentuk premium harga (quality bonus).ALKO juga memberikan pendampingan rutin terkait Good Agricultural Practices (GAP) agar produktivitas kebun masyarakat terus meningkat tanpa merusak ekosistem sekitar. Integrasi teknologi dan kemitraan inklusif ini memastikan reputasi kopi Indonesia di mata dunia berbanding lurus dengan peningkatan kesejahteraan para petaninya di tingkat tapak.

Read More  

Admin Alko | 01/11/2026

ALKO Perkenalkan QThink-X untuk Perkuat Ketertelusuran Kopi di Forest Programme IV

MAROS, ALKO.id – Koperasi Alam Koerintji (ALKO) mendorong penguatan ketertelusuran atau traceability kopi melalui pemanfaatan teknologi digital dalam kegiatan Festival Kopi Forest Programme IV Tahun 2026 di Maros, Sulawesi Selatan.Kegiatan yang berlangsung pada 19–20 Oktober 2026 di Grand Town Hotel Maros ini mengangkat tema “Kopi, Agroforestri, dan Penguatan Ekosistem Usaha Kelompok Tani Hutan Menuju Pasar yang Berkelanjutan”. Forum tersebut mempertemukan pemerintah, kelompok tani hutan, asosiasi kopi, koperasi, dan pelaku usaha untuk memperkuat rantai nilai kopi dari tingkat petani hingga pasar.Dalam agenda kegiatan, ALKO dijadwalkan membawakan materi mengenai traceability kopi sebagai jaminan kualitas dan perlindungan alam. Pembahasan ini menjadi relevan di tengah kebutuhan pasar terhadap informasi asal produk, proses produksi, serta transparansi rantai pasok.QThink-X Dukung Transparansi Rantai Pasok KopiSalah satu pendekatan yang dapat diperkenalkan untuk mendukung ketertelusuran kopi adalah QThink-X, platform digital yang dikembangkan untuk membantu pencatatan dan pengelolaan informasi rantai pasok.Melalui sistem ketertelusuran, informasi mengenai asal kopi, kelompok petani, dan perjalanan produk dalam rantai pasok dapat terdokumentasi secara lebih terstruktur. Data tersebut dapat menjadi dasar bagi koperasi dan pelaku usaha untuk meningkatkan transparansi serta memperkuat komunikasi dengan calon pembeli.Ketertelusuran juga dapat membantu menghubungkan informasi di tingkat produksi dengan kebutuhan pasar. Namun, manfaatnya bergantung pada kualitas data, konsistensi pencatatan, serta keterlibatan petani, koperasi, dan pelaku usaha dalam proses pengumpulan dan pemanfaatan informasi.Bagi kelompok tani hutan, penguatan sistem ini berpotensi menjadi bagian dari persiapan memasuki pasar yang semakin memperhatikan kualitas produk, asal-usul bahan baku, dan praktik produksi yang bertanggung jawab.Menghubungkan Agroforestri dengan Akses PasarFestival Kopi Forest Programme IV tidak hanya membahas aspek budidaya, tetapi juga penguatan ekosistem usaha kelompok tani hutan. Agenda kegiatan mencakup diskusi mengenai agroforestri kopi, standardisasi dan branding, peluang pasar global, serta pengembangan kemitraan bisnis.Panitia juga menjadwalkan Bursa Kopi Forest Programme IV yang memberikan ruang bagi kelompok tani untuk memperkenalkan produk, membangun komunikasi bisnis, menjajaki kemitraan, dan mengidentifikasi kebutuhan pasar.Selain itu, kegiatan uji fisik biji kopi dan uji cita rasa atau cupping dirancang untuk membantu kelompok tani memahami mutu kopi yang dihasilkan. Hasil evaluasi tersebut dapat menjadi masukan untuk perbaikan kualitas dan pengembangan strategi pemasaran.Kombinasi peningkatan kualitas, akses pasar, dan ketertelusuran digital menjadi pendekatan penting dalam membangun rantai nilai kopi yang lebih transparan dan berkelanjutan.Mendukung Usaha Petani dan Kelestarian LingkunganPengembangan usaha kopi berbasis agroforestri membuka peluang untuk menghubungkan peningkatan pendapatan masyarakat dengan pengelolaan lanskap yang bertanggung jawab. Dalam konteks kelompok tani hutan, keberlanjutan usaha perlu berjalan seiring dengan upaya menjaga fungsi lingkungan dan memperkuat kelembagaan petani.Melalui kolaborasi pemerintah, koperasi, kelompok tani, dan pelaku pasar, pengembangan ketertelusuran dapat menjadi bagian dari upaya membangun rantai pasok yang lebih tertata serta memperluas peluang kemitraan.Bagi ALKO, penguatan traceability melalui pendekatan digital seperti QThink-X merupakan salah satu jalur untuk mendukung transparansi rantai pasok dan menghubungkan kopi dari tingkat petani dengan kebutuhan pasar.Dengan mengintegrasikan agroforestri, peningkatan kualitas, kemitraan usaha, dan ketertelusuran digital, kopi kelompok tani hutan diharapkan memiliki peluang lebih besar untuk berkembang dalam rantai pasok yang transparan dan berkelanjutan.

Read More  

Admin Alko | 20/10/2026

Segera hubungi kami untuk kerjasama!

Get Started WhatsApp

Lokasi

Kantor:

Jl. Batang Sangir, no.15, rt.04, Batang Sangir, Kayu Aro, Kerinci, Jambi 37163

Gudang:

Jl Raya Sungai Sikai, No 15 RT 04 desa Sungai Sikai, kec. Gunung Tujuh, Kab. Kerinci, Jambi 37063

Lokasi

Kantor:

Jl. Batang Sangir, no.15, rt.04, Batang Sangir, Kayu Aro, Kerinci, Jambi 37163

Gudang:

Jl Raya Sungai Sikai, No 15 RT 04 desa Sungai Sikai, kec. Gunung Tujuh, Kab. Kerinci, Jambi 37063

© 2021 ALKO - All Rights Reserved.